Tanah longsor di Jagakarsa, Lambat Penanganan dan Belum Ada Titik Terang dari Pemerintah

Patra News1068 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Jakarta) – Tanah longsor kembali terjadi di Jalan H. Shibi, Kampung Sawah, RT 006/02, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis,13 Maret 2025. Kejadian tersebut sudah hampir lima kali terjadi sejak tahun 2020, namun penanganan dari pihak terkait masih dinilai lambat.

Muhammad Iskandar, pemilik rumah yang terdampak, mengungkapkan bahwa longsoran tanah yang terjadi kali ini mencapai sekitar 9 meter dari depan rumahnya. Ia mengatakan bahwa meski sudah melakukan pelaporan ke berbagai instansi terkait, hingga saat ini belum ada tindakan yang signifikan dari pihak yang berwenang.

“Upaya demi upaya sudah dilakukan, namun sampai saat ini belum ada titik terang. Tanah yang longsor ini sudah mengancam hampir 3 rumah di sekitar sini,” kata Iskandar. Ia mengungkapkan kekhawatirannya jika masalah ini tidak segera ditangani, dapat berakibat lebih fatal di masa mendatang.

Menurut Iskandar, masyarakat yang terdampak hanya meminta penanganan yang lebih serius, terutama untuk memperkuat dinding sungai agar tidak terus tergerus oleh longsoran tanah.

“Kami berharap agar pemerintah daerah maupun pusat segera menanggapi masalah ini dengan serius. Jangan sampai ada korban jiwa akibat lambatnya penanganan,” harapnya.

Iskandar juga menyarankan agar setidaknya dilakukan pengamanan sementara sebagai langkah penanggulangan, sembari menunggu perbaikan permanen yang diharapkan segera dilakukan.

Keprihatinan ini mencerminkan kekhawatiran warga yang merasa tidak mendapat perhatian cukup dari pemerintah, padahal masalah tanah longsor di kawasan ini sudah berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Dengan meningkatnya risiko, diharapkan ada upaya konkret untuk melindungi warga dan mencegah kerugian yang lebih besar.(Haryansyah/Red/Pi)

Loading