Sembilan Kelompok Tari Meriahkan Lomba Tari Dayak Kreasi 

Budaya217 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Nanga Bulik)- Sebanyak sembilan kelompok tari dari sanggar-sanggar seni budaya yang berada di Kabupaten Lamandau memeriahkan lomba tari Dayak kreasi tingkat SLTP/SLTA se-Kabupaten Lamandau tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Lamandau yang bekerjasama dengan Sanggar Laman Basega Nanga Bulik.

Lomba tari yang merupakan program KORMI Lamandau komisi Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya diselenggarakan Kamis 18 Desember 2025 di gedung pertemuan BAPPEDA Nanga Bulik sejak pagi pukul 08.- 30 WIB sampai selesai sekitar pulul 12.30 WIB.

Ketua KORMI Lamandau Helen Erawati Abdul Hamid dalam pembukaan menjelaskan bahwa lomba ini bukan hanya sekedar ajang perlombaan tetapi lebih pada komitmen generasi muda dalam merawat dan menjaga adat budaya warisan leluhur sekaligus melestarikan kekayaan budaya tari Tradisional daerah di Kabupaten Lamandau. Kegiatan ini juga untuk memberikan ruang ekspresi dan kreativitas bagi generasi muda terlebih seni tari dalam tatanan budaya Dayak Lamandau. Bukan hanya sebagai ajang seni dan hiburan tetapi juga merupakan bagian dari ritual adat. Dalam hal ini KORMI Lamandau akan menjadikan kegiatan lomba ini sebagai kegiatan unggulan tahunan yang mampu menarik minat dan meyalurkan bakat generasi muda dengan cakupan yang lebih luas dengan tujuan yang lebih luas pula yakni memperkuat identitas budaya Lamandau.

Sementara Kiki Pestiyanti Pembina Sanggar Laman Basega yang merupakan partner KORMI dalam pelaksanaan kegiatan ini menyampaikan bahwa Sanggar Laman Basega merupakan satu organisasi yang konsen dan berkomitmen kuat dalam pembinaan generasi muda terutama melalui jalur seni dan budaya. Maka dari itu kata Kiki, kegiatan ini berusaha dikemas sebaik mungkin. Bahkan untuk penilaian dan penjurian kegiatan ini melibatkan tokoh yang memang memiliki rekam jejak yang baik dalam kegiatan seni budaya terutama bidang seni tari.

Ditambahkan Kiki, bahwa dari tiga orang juri lomba kali ini dua orang merupakan juri yang diundang dari kabupaten Kotawaringin Barat yaitu Rahmad Agus Setyawan dan Aditya Pratama yang aktif sebagai penari dan koreografer tari sanggar Bakuba Pangkalan Bun. Selain itu Bapak Usup yang merupakan tokoh senior di Kabupaten Lamandau dalam bidang seni budaya terutama seni tari yang juga bertugas di Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau.

Keluar sebagai pemenang secara berurutan dari juara 1, 2,3, harapan 1,2 dan 3 adalah Kelompok Tari Rantak Ranying, Hundin Sega, Hapakat Batarung, Asang Ambu Alem, Bahaum Bakuba 1, Hantuen Tariu.

(Rudiansyah.G. Kating/Red/PI)

Loading