PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)
Usai diterpa isu peredaran gelap narkoba belum lama ini, Rutan Kelas IIA Palangka Raya terus melakukan pembenahan. Komitmen untuk zero HP dan barang terlarang lainnya tak luput untuk ditingkatkan.
Salah satunya yang dilakukan tim pengamanan Rutan Palangka Raya pada Senin (24/11/2025) malam. Dalam operasi senyap, tim yang dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Thri Wicaksono, dengan melibatkan seorang staf KPR, dua orang CPNS, serta petugas pengamanan yang bertugas pada shift malam mereka menyapu bersih Blok E kamar 16.
Operasi razia dadakan ini menyasar seluruh area yang memungkinkan menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Razia dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan kepada penghuni blok untuk memastikan hasil pemeriksaan lebih efektif.
Pemeriksaan dilakukan dengan menyasar sejumlah titik rawan, seperti lipatan alas tidur, selipan dinding, rak kecil, hingga barang pribadi warga binaan. Petugas menggunakan sarung tangan dan alat pendukung untuk memastikan pemeriksaan berjalan higienis dan sesuai SOP penggeledahan.
Seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan tidak ditemukan perlawanan dari warga binaan. Penghuni kamar diminta keluar sementara selama pemeriksaan dilakukan guna menjaga akurasi dan mencegah upaya penghilangan atau pemindahan barang.
Hasil razia kemudian didokumentasikan sebagai bagian dari laporan pengawasan berjenjang. Dokumentasi tersebut juga menjadi bahan evaluasi, termasuk pemetaan area berisiko tinggi yang memerlukan pengawasan tambahan.
Kepala Rutan Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, menegaskan bahwa razia mendadak akan menjadi rutinitas sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan. “Kami akan terus memperkuat deteksi dini agar pembinaan berjalan kondusif. Razia ini bukan sekadar penertiban, tapi bentuk tanggung jawab menjaga rutan tetap aman dan tertib,” ujarnya.
Menurut Wayan, langkah pengawasan berlapis diperlukan untuk mencegah potensi pelanggaran seperti penyimpanan barang tak semestinya, komunikasi ilegal, maupun gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas pembinaan warga binaan.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya menjalankan standar pengamanan tinggi serta menjaga integritas dalam tata kelola pemasyarakatan. (*)
![]()

