Razia LPKA Palangka Raya Nihil, 20 Orang Dites Urine

Daerah185 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya menggelar razia dan tes urine bersama aparat penegak hukum (APH), Jumat (18/9/2026). Hasilnya, razia dinyatakan nihil dan seluruh 20 orang yang menjalani tes urine dinyatakan negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika.

Razia digelar sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan sekaligus mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta masuknya handphone ke lingkungan LPKA. Kegiatan dilakukan petugas LPKA dengan pengawasan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah serta melibatkan Polda Kalteng dan BNN Kota Palangka Raya.

Petugas memeriksa area yang telah ditentukan beserta barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan di lingkungan LPKA.

Usai razia, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap 20 orang yang terdiri dari 10 pegawai dan 10 Anak Binaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika.

Plh Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, James Pakpahan, mengatakan razia dan tes urine menjadi bagian dari komitmen LPKA memperkuat pengamanan serta melakukan pencegahan secara berkelanjutan.

“Razia dan Tes Urine ini merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan kondisi LPKA tetap aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kami mengapresiasi sinergi bersama Kantor Wilayah, Polda Kalimantan Tengah, dan BNN Kota Palangka Raya dalam mendukung upaya pencegahan serta penguatan keamanan di LPKA,” ujar James.

Perwakilan BNN Kota Palangka Raya, dr. Claudia, mengatakan tes urine merupakan salah satu langkah deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kami berharap sinergi antara BNN, LPKA, dan pihak terkait dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan lingkungan LPKA tetap aman serta bersih dari narkoba,” ujar Claudia.

LPKA Kelas II Palangka Raya menegaskan pengawasan dan razia akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif.

Sinergi dengan Kanwil Ditjenpas Kalteng, Polda Kalteng, dan BNN Kota Palangka Raya juga diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan narkotika, peredaran gelap narkotika, serta masuknya handphone dan barang terlarang.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Hasil razia yang nihil dan tes urine yang seluruhnya negatif menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan pembinaan tetap aman dan tertib. (*)

Loading