PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Polsek Dusun Tengah (Dusteng) Polres Barito Timur (Bartim) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan penyelidikan terkait peristiwa meninggalnya pemuda Ampah Kota berinisial BS (27) bin Rahmadi, Minggu (28/9/2025).
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan sekitar pukul : 07.00 Wib yang diketahui terjadinya kejadian di Pos Damkar Kampung Baru, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah.
Korban sendiri diketahui sebagai bekerja honorer.

Menurut pelapor yang merupakan ayah korban Rahmadi bin Samayap pagi hari sekitar pukul : 07.00 Wib ia menerima kabar duka bahwa anaknya BS ditemukan dalam keadaan gantung diri di lokasi tempat anaknya biasa kerja yaitu di Pos Damkar Kampung Baru.
Setelah menerima kabar ayah korban segera menuju Puskesmas Ampah Kota karena jenazah korban telah lebih dahulu dibawa ke fasilitas kesehatan tersebut. Selanjutnya pelapor mendatangi Polsek Dusun Tengah untuk melaporkan kejadian tersebut.
Dua orang saksi turut memberikan keterangan kepada pihak Kepolisian yaitu Brisseyethi dan Sabtono. Keduanya membenarkan bahwa korban BS (27) ditemukan sudah tidak bernyawa di lokasi dalam kondisi kejadian.
Barang bukti yang diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini, diantaranya satu buah plastik tali tambang warna biru, satu pasang sendal karet warna hitam abu abu dan satu buah kursi kayu.
Menindaklanjuti laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah bersama tim melakukan serangkaian langkah kepolisian, meliputi mendatangi TKP, menerima laporan resmi dari pihak keluarga, membuat tanda bukti laporan dan memeriksa keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti dari lokasi serta membawa jenazah korban untuk dilakukan visum et repertum.
Hasil pemeriksaan tim medis forensik RSUD Tamiang Layang menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan sementara bahwa korban murni meninggal dunia akibat gantung diri
Kapolres Barito Timur, AKBP. Deddy Santoso melalui AKP. Adhy Heruanto menegaskan bahwa pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti peristiwa ini.
” Kami telah mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis untuk memastikan hasil visum, kasus ini tetap akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai prosedur yang berlaku ” ujar Kapolres Barito Timur AKBP. Eddy Santoso melalui Kasatreskrim AKP. Adhy Heruanto.
Situasi di sekitar tempat kejadian perkara terpantau dalam keadaan aman dan kondusif, dan pihak keluarga korban telah menerima musibah tersebut dengan penuh rasa duka. Aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan tidak timbul gangguan Kamtibmas pasca kejadian (Mardianto/Red/Pi)
![]()

