Masyarakat Indramayu Tolak Dana APBD Disuntikkan ke BPR Karya Remaja

Patra News207 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Indramayu)- Ratusan warga dari Forum Komunikasi masyarakat Indramayu bersatu(FKMIB) menggelar aksi pada Senin, 03 April 2023.

Dalan orasinya para pendemo menolak penggunaan dana APBD daerah Indramayu untuk penyertaaan dana modal bank perkreditan rakyat.

Pada kesempatan kali ini masa meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu mendesak kepada Kejati Jabar dan Kejari Indramayu mengusut semua pejabat BPR Karya Remaja.

Salah satu pendemo mengatakan kepada media patraindonesia.com “Direksi dan kroninya yang terlibat dalam kasus tersebut disita asetnya, bukan dari dana APBD Kabupaten Indramayu,” tutur Yusron selaku perwakilan pendemo.

Walaupun di bulan suci Ramadhan para pendemo tidak menyulitkan para pendemo untuk berorasi.

Setelah tiba di depan gedung DPRD para pendemo langsung diterima oleh oleh ketua DPRD Kabupaten Indramayu.

Selanjutnya para pendemo menuju ke pendopo Indramayu untuk menemui Bupati Indramayu, selanjutnya pendemo diterima dan hanya saja di wakilkan oleh 6 orang untuk menyampaikannya.

Salah satu pendemo menuturkan saat orasi “Bilamana Bupati Indramayu memberikan dana APBD tahun 2023 untuk Bank perkreditan rakyat saya pribadi yang akan melaporkan langsung ke KPK dan akan lagi banyak lagi massa yang akan dikerahkan.”

Para saksi juga meminta kepada pihak kejaksaan negeri Indramayu untuk pro aktif membantu mengusut tuntas debitur yang nakal untuk segera membayarkannya.

Sementara itu secara pribadi saya menolak kalau dana APBD dimasukkan ke dalam permodalan BPR Karya Remaja. Anggaran APBD seharusnya untuk membangun Indramayu bukan untuk dimasukkan di permodalan BPR Karya Remaja. (Dian/Red/PI).

Loading