LPKA Palangka Raya Gandeng PUPR Tingkatkan Sarana Pembinaan Anak Binaan

Daerah259 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya memperkuat sinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya untuk mengembangkan sarana dan prasarana pembinaan bagi Anak Binaan.

Koordinasi tersebut dilakukan Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, bersama jajaran dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, di Kantor Dinas PUPR, Kamis (10/7/2026).

Pertemuan membahas pengembangan berbagai fasilitas penunjang pembinaan, mulai dari peningkatan sarana pendidikan, fasilitas olahraga, penataan lingkungan, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Upaya tersebut ditujukan untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi Anak Binaan.

Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, menegaskan keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada program yang dijalankan, tetapi juga didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

“Kami percaya lingkungan pembinaan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, keterampilan, dan kepribadian Anak Binaan. Karena itu, kami terus membangun sinergi dengan berbagai pihak agar kebutuhan infrastruktur pembinaan dapat dipenuhi secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, menyatakan pihaknya menyambut baik koordinasi tersebut dan siap menjalin komunikasi sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku guna mendukung peningkatan fasilitas publik, termasuk yang menunjang pembinaan Anak Binaan.

Melalui kolaborasi ini, LPKA Palangka Raya berharap proses pembinaan dapat berlangsung lebih optimal sehingga Anak Binaan memperoleh lingkungan yang mendukung pendidikan, pembentukan karakter, dan kesiapan kembali ke tengah masyarakat. Sinergi tersebut juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden dalam pembangunan sumber daya manusia serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. (*)

Loading