Lapas Perempuan Palangka Raya Panen Selada Hidroponik, Wujud Kemandirian dan Dukung Ketahanan Pangan

Daerah270 Dilihat

 

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan. Melalui program agribisnis pertanian, Lapas sukses melakukan panen selada hidroponik yang merupakan hasil kerja keras warga binaan. Panen ini dilaksanakan pada 3 September 2025 di lahan produktif yang terletak di dalam area tembok Lapas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pembinaan Kemandirian yang dicanangkan oleh Lapas Perempuan Palangka Raya. Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) berhasil memanfaatkan lahan kosong atau brandgang menjadi area pertanian yang menghasilkan. Keberhasilan panen selada ini membuktikan bahwa pembinaan yang diberikan efektif dalam memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan.

Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyatakan bahwa panen ini adalah bukti nyata Lapas mendukung penuh program Asta Cita Presiden RI dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait program Ketahanan Pangan.

“Lapas Perempuan Palangka Raya berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan penting Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk diakselerasi,” ujar Hani.

“Panen sayur selada dan pakcoy ini juga wujud keberhasilan dari program pembinaan kemandirian yang kita selenggarakan bagi warga binaan,” lanjutnya.

Hani menambahkan harapannya agar warga binaan terus berinovasi dan bersemangat dalam menghasilkan produk-produk agribisnis. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga binaan Lapas Perempuan Palangka Raya sendiri. Panen ini menjadi simbol keberhasilan dan semangat baru bagi para warga binaan untuk terus berkarya dan berdaya. (*)

 

Loading