oleh

Ketua Umum Patra Indonesia: Konvoi Ojol Tidak Relevan !!

-Patra News-141 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Tangerang) — Rencana aksi konvoi di jalan-jalan yang akan dilakukan para driver ojol pada Senin (19/7) dinilai tidak relevan. Karena itu, diserukan kepada driver ojol untuk tidak melakukan konvoi di jalan-jalan.
Sebagaimana diberitakan melalui group-group wadah atau komunitas, beredar ajakan untuk melakukan konvoi di jalan-jalan utama, baik di lingkungan Jabodetabek maupun di daerah lain di Indonesia. Konvoi itu dimaksudkan sebagai protes terhadap program PPKM Darurat terutama terhadap penyekatan-penyekatan jalan.

“Konvoi di jalan-jalan tidak relevan. Tidak produktif. Karena itu saya himbau kepada seluruh ojol, baik anggota Patra Indonesia maupun bukan anggota di seluruh Indonesia agar tidak berkonvoi di jalan-jalan, ” kata Anton Yamin, Ketua Umum Patra Indonesia.

Anton menjelaskan, khusus untuk di lingkungan Jabodetabek, hambatan di titik-titik penyekatan, tidak ada lagi. Polisi sejak kemarin sudah mempersilahkan ojol melewati titik-titik penyekatan.

Sebagaimana diberitakan, Sabtu (17/7/2021) kemarin Kapolda Metro Jaya dan jajarannya mengundang para pimpinan organisasi dan sesepuh ojol. Dalam pertemuan itu, Kapolda Metro Jaya melalui Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, ojek online diprioritaskan untuk melewati titik-titik penyekatan dalam program PPKM Darurat ini.

“Ojek online kita prioritaskan untuk melewati titik-titik penyekatan. Walaupun dia belum memiliki STRP tetapi kalau bisa menunjukkan kalau dia mitra, ada aplikasianya dan sebagainya, kita persilahkan,” kata Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

“Saya sudah perintahkan seluruh perwira di titik-titik penyekatan. Saya menjamin ojol boleh lewat. Kalau masih ada yang tertahan, silahkan menghubungi nomor handpohne saya.” tegas Sambodo. (yes/red/PI)

Loading

Komentar

1 komentar

Komentar ditutup.