Driver Maxim Tolak Program Order Berbayar

Nasional507 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Tangerang) –Gelombang penolakan dari berbagai aliansi dan komunitas driver ojek online (ojol) Maxim terhadap program “Order Turbo” marak terjadi di berbagai daerah, seperti Tangerang ,Sukabumi, Cirebon, Tasikmalaya, hingga Batam.

Para driver merasa keberatan karena skema Order Turbo mewajibkan mereka membayar biaya tambahan (sekitar Rp15.000 untuk durasi prioritas 3 jam) agar bisa lebih mudah mendapatkan orderan. Skema berbayar ini dinilai sangat merugikan bagi pengemudi yang memiliki modal terbatas.

Alasan Utama Penolakan DriverSistem “Pay to Win” yang Tidak Adil: Driver merasa sistem ini memaksa mereka untuk terus modal uang demi bisa “bersaing” mendapatkan orderan, padahal pendapatan harian sudah tergerus potongan komisi.

Keamanan di Jalan: Akibat durasi Turbo yang dibatasi waktu (3 jam), pengemudi merasa tertekan untuk ugal-ugalan atau berkendara secara terburu-buru demi mengejar target orderan dalam kurun waktu tersebut.

Masalah Akumulasi Potongan: Kebijakan ini hadir di tengah tuntutan driver yang sebenarnya meminta evaluasi atas besarnya persentase potongan tarif aplikasi dan maraknya penggunaan aplikasi modifikasi/fake GPS (tuyul) oleh oknum tertentu.

(Libie /Red/PI)

Loading