Diduga Ngecor Solar Subsidi, Mobil Modifikasi Terparkir di SPBU Sukamaju Bandar Lampung

Patra News426 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Bandar Lampung) – Sebuah mobil yang diduga telah dimodifikasi untuk mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi menjadi sorotan warga saat berada di area SPBU di Depan Puti Minang di Jalan Laksamana R.E. Martadinata, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandar Lampung.

Kendaraan tersebut disebut-sebut milik seorang berinisial YS. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, mobil itu diduga digunakan untuk melakukan aktivitas “ngecor” solar subsidi di area SPBU. Modus kendaraan modifikasi seperti ini kerap menjadi perhatian karena diduga dipakai untuk menampung BBM subsidi dalam jumlah besar sebelum dijual kembali.

Aktivitas tersebut memicu keresahan masyarakat, terlebih solar subsidi sejatinya diperuntukkan bagi nelayan, pelaku usaha kecil, dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Jika dugaan penyalahgunaan itu benar terjadi, maka praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM subsidi di sejumlah SPBU.

Informasi yang beredar bahkan menyebut praktik pengecoran solar subsidi itu diduga mencapai hingga 6 ton lebih per hari.

Apabila dugaan tersebut benar, maka praktik itu dinilai bukan lagi pelanggaran biasa, melainkan berpotensi menjadi bagian dari penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dalam skala besar yang merugikan negara maupun masyarakat.

Belakangan ini aparat kepolisian di wilayah Lampung memang tengah gencar mengungkap praktik penyalahgunaan BBM subsidi. Sejumlah kasus sebelumnya berhasil dibongkar dengan modus kendaraan yang telah dimodifikasi, penggunaan barcode berbeda, hingga penimbunan solar untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Masyarakat pun meminta aparat penegak hukum, Pertamina, serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan di lokasi. Warga berharap apabila ditemukan adanya alat bukti maupun indikasi pelanggaran hukum, maka pihak yang terlibat segera diamankan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang terbukti ada penyalahgunaan BBM subsidi, kami berharap aparat segera bertindak tegas dan melakukan penangkapan agar tidak terus merugikan masyarakat kecil,” ujar salah seorang warga, Sabtu (23/05/2025).

Selain itu, pengawasan distribusi BBM subsidi di SPBU diminta lebih diperketat guna mencegah praktik penyelewengan oleh oknum yang diduga mencari keuntungan pribadi dari distribusi solar subsidi.(Asen/Red/PI)

Loading