Diduga Jalan Berlumpur Akibat Aktivitas Tambang Batu, Pengendara Motor Terjatuh Saat Hujan Deras

Patra News333 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Seorang pengendara sepeda motor yang berasal dari desa Kota Jawa Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran mengalami kecelakaan setelah terjatuh di jalan yang kerap dilintasi truk pengangkut material dari aktivitas tambang batu saat hujan lebat.

Kondisi jalan yang licin akibat lumpur diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut.

Kecelakaan terjadi ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut sehingga permukaan jalan dipenuhi tanah dan material yang terbawa kendaraan pengangkut batu dari area tambang.

Kondisi itu membuat jalan menjadi sangat licin dan berisiko bagi pengendara, khususnya kendaraan roda dua.

Korban yang saat itu melintas menggunakan sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera di bagian engsel yang disebut sebagai pergeseran tempurung lutut.

Awak media Patraindonesia.com juga  melakukan konfirmasi langsung kepada korban dan mendapatkan keterangan bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi.

“Ya benar beritanya bang,” ujar korban singkat saat dimintai keterangan.

Setelah kejadian tersebut, korban mendapatkan pertolongan dari warga sekitar sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Akibat kejadian kemarin, saya gak bisa ngapa-Ngapain sekarang. Mau jalan aja ngesot bang,” terangnya, Senin (10/03/2026).

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Desa Sukarame, Kecamatan Punduh Pidada, Sahipudin, menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa telah berupaya melakukan mediasi antara pihak korban dan pihak perusahaan tambang.

“Sebagai kepala desa, pada intinya kami melakukan mediasi antara pihak korban dengan pihak perusahaan agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik,”ujar Sahipudin dikutip dari laman pemberitaan Transinformasi.com.

“Saya berharap permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat ,”katanya.

Begitu pula Dedi Sutomo, salah satu penanggung jawab perusahaan tambang, menyatakan bawa pihaknya telah berupaya memberikan pertolongan kepada korban serta siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut lataran keseharian korban ada aktifitas dan mau menyambut hari raya idul Fitri.

“Kami juga sudah melakukan musyawarah ke pihak kelurga, namun dari pihak keluarga korban ingin mengadakan musyawarah adat terlebih dahulu.Intinya kami dari pihak perusahaan siap bertanggung jawab,”ujar Dedi.

Loading