Desa Bunut Gencarkan Program Pencegahan Stunting dan Pengadaan Air Bersih

Desa344 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Pemerintah Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, terus berkomitmen menekan angka stunting melalui berbagai program nasional, salah satunya pembangunan fasilitas jambanisasi sebanyak 80 unit sejak tahun 2024 lalu.

Kepala Desa Bunut, Bayu Piska Mahendra, mengatakan bahwa hingga tahun 2025, angka penderita stunting di wilayahnya tersisa dua orang anak. Pemerintah desa pun aktif berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan tenaga kesehatan setempat untuk memberikan bantuan langsung kepada keluarga terdampak.

“Kami berupaya membantu semampu kami. Salah satunya dengan menyediakan susu bagi anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting,” ujar Bayu saat ditemui di Balai Desa Bunut, Senin (6/10/2025).

Selain program gizi, pengadaan air bersih juga menjadi bagian dari upaya antisipasi stunting di Desa Bunut. Ketersediaan air bersih dinilai berperan penting dalam menjaga sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

Saat ini, pengelolaan air bersih dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah mampu mengaliri enam dusun dari total delapan dusun yang ada. Namun, tingginya permintaan air membuat pengelola kewalahan.

“Debit air sering tidak mencukupi karena permintaan meningkat. Masih ada dua dusun yang belum teraliri. Kami sudah mengajukan bantuan sumur bor kepada pemerintah sejak dua tahun lalu,” jelas Bayu.

Menurutnya, selain faktor infrastruktur, penyebab stunting di Desa Bunut juga dipengaruhi oleh kondisi genetik dan faktor ekonomi masyarakat.

Pemerintah desa berharap dukungan lebih besar dari pemerintah kabupaten maupun pusat agar program penanganan stunting dan pengadaan air bersih dapat berjalan maksimal.

Terselip dipertanyakan awak media terkait pengelolaan koperasi desa, Bayu yang juga menjabat sebagai ketua pengawas menyebut bahwa aktivitas koperasi “Merah Putih” masih berjalan di tempat.

“Koperasi kami belum bisa berkembang karena masih dalam tahap pengurusan administrasi, termasuk pembuatan NPWP dan NIB,” tambahnya.

Melalui langkah-langkah nyata tersebut, Desa Bunut berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan mandiri, sejalan dengan program prioritas nasional dalam menekan angka stunting di wilayah pedesaan.(Asen/Red/PI).

Loading