PATRAINDONESIA.COM (BANYUASIN) – Bus PO Handoyo pengangkut rombongan santri Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan, mengalami Laka di Bayung Lenci, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (17/3/2025) Dinihari.
Peristiwa ini kata AKP Pandi, terjadi pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 02.00 WIB lewat. Kecelakaan bermula saat bus PO Handoyo dengan nomor polisi AA-7638-OA bertabrakan dengan truk tronton Mitsubishi bernopol BK-8395-FQ

Laka yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dinihari tersebut menyebabkan sopir bus Handoyo meninggal dunia.
Enam santri mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Saat Laka terjadi, bus Handoyo dalam perjalanan mengantar rombongan santri pulang ke kampung halaman di Kabupaten Muaro Bungo dan Tebo karena pondok pesantren mereka sedang libur Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah.
Lokasi peristiwa Laka ini berada di Jalan Lintas Palembang-Jambi Kilometer 171 Kecamatan Bayung Lencir, Sumatera Selatan.

Bus terlibat laka dengan sebuah kendaraan lain yang diduga adalah sebuah truk Fuso tronton 6×2 bermuatan penuh dengan bak kayu tertutup terpal.
Hal itu ditunjukkan oleh tertinggalnya sejumlah parts bus yang tertinggal di badan truk pasca Laka.
Truk Fuso tersebut terhenti dalam posisi melintang, ekor truk berada di badan jalan. Laka kedua kendaraan diduga dalam posisi adu banteng.
Berikut nama santri yang dibawa ke rumah sakit:
Nama-nama Korban Kecelakaan Bus Handoyo yang Bawa Santri Temboro Magetan ke Bungo dan Tebo.
Korban yang Meninggal :
1 Suratno (39), sopir bus, warga Mojokerto, meninggal dunia di tempat akibat luka parah di kepala.
Korban yang Mengalami Luka Berat :
1 Umair (24), luka di kepala, dahi, bibir, dan leher dan
2 Khairulnas (19), mengalami luka di kepala, dahi, serta pendarahan dari hidung.
Korban yang Mengalami Luka Ringan :
1. Zahid Zapan (19), mengalami luka di pelipis, dagu, dan bibir.
2. Hufaiza (17), mengalami luka di pelipis kanan.
3. Dani (19), mengalami luka robek di kaki kanan.
4. Ridho (18), mengalami luka di kaki kanan serta gejala pusing dan mual.
5. Fikri (19), mengalami luka di jari dan kaki kanan.
6. Angga Maulana Ibrahim (18), mengalami luka di pelipis dan pendarahan dari hidung.
7. M. Adam (17), mengalami luka di kaki kiri dan punggung.
8. Haryono (50), mengalami luka di siku dan lutut.
9. MHD Idris L. Tobing (34), sopir truk tronton, mengalami luka di dahi, bahu, dan pinggul.
10. M. Akbar, penumpang truk tronton mengalami luka-luka ringan.
Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin AKP Pandi Pratama, kepada wartawan mengatakan seluruh korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas Peninggalan dan ada beberapa yang dirujuk ke RSUD Sungai Lilin.(*/
![]()

