BLT Dana Desa Tahap I di Desa Paya Belum Tersalurkan, Warga Pertanyakan Transparansi

Nasional433 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap I di Desa Paya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, hingga kini belum juga tersalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, pencairan Dana Desa tahap pertama telah dilakukan sebelum Hari Raya Idulfitri, Minggu (12/04/2025).

Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga mengaku belum menerima bantuan yang menjadi hak mereka, meskipun dana disebut-sebut sudah masuk ke kas desa.

“Seharusnya BLT sudah kami terima sebelum lebaran seperti di desa lainya, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kebingungan juga dirasakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak BPD mengaku belum mengetahui secara pasti alasan keterlambatan penyaluran BLT-DD tersebut.

“Kami juga mempertanyakan hal ini, karena setahu kami Dana Desa tahap pertama sudah cair. Namun hingga kini belum disalurkan kepada masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan BPD.

Situasi ini menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sebagian warga memberikan spekulasi adanya unsur kesengajaan dari pihak pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan tersebut.

“Serahkan saja hak Penerima Manfaat, kenapa harus ditahan di kantor,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Kecamatan Padang Cermin menyampaikan bahwa dalam pencairan dana pihaknya sudah memberikan teguran untuk merealisasikan kepada penerima.

“Belum dibagikan, dan sudah kami tegur untuk segera di realisasikan,” ujarnya.

Pihaknya juga tidak mengerti alasan dan kendalanya BLT DD belum tersalurkan kendala, Meski demikian, masyarakat berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Mereka menegaskan bahwa BLT-DD merupakan hak yang seharusnya diterima secara utuh dan tepat waktu, bukan ditunda atau dibagi dalam beberapa tahap tanpa kejelasan.

Dengan informasi yang didapat, Awak Media mencoba konfirmasi di kantor Desa Paya, namun pihak Kades, Sekdes dan bendahara tidak ada di lokasi.

“Kades tidak masuk, Sekdes tidak masuk, dan bendahara ada di rumah,” ujar salah satu perangkat desa.

Warga Desa Paya mendesak pemerintah desa agar segera merealisasikan penyaluran BLT-DD tahap I dan memberikan penjelasan terbuka terkait keterlambatan tersebut, guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan hak masyarakat terpenuhi.(Asen/Red/PI).

Loading