Bantuan Pascabencana Banjir Disalurkan di Desa Gebang, 60 Rumah Terdampak

Bencana, Patra News477 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama sejumlah instansi terkait bergerak cepat memberikan bantuan sembako pascabencana banjir yang melanda Dusun Seribu, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Sedikitnya 60 rumah warga dilaporkan terdampak banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi pada Rabu malam (30/07/2025).

Dalam penyaluran bantuan tersebut, hadir Asisten Satu Sunyoto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran Sofyan Aghani, Babinsa Serka Maradona, Camat Teluk Pandan, Kades Gebang, Satpol-PP, jajaran protokol, Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta TKSK dan Kadus.

Kepala BPBD Pesawaran, Sofyan Aghani, menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan beberapa desa yang terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami sedang berkordinasi dengan beberapa desa yang saat ini terdampak, dan kami akan salurkan bantuan sembako,” ujarnya pada awak Media Kamis (31/07/2025).

Sementara itu, Kepala Desa Gebang Anik Rekayani, S.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas respon cepat yang diberikan pemerintah daerah. Ia juga meminta agar segera diturunkan alat berat untuk mempercepat normalisasi sungai yang menjadi penyebab banjir.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Pesawaran yang sudah sigap membantu warga. Namun, kami berharap alat berat dapat diturunkan ,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pesawaran terpilih periode 2025–2030, Antonius M. Ali, juga turun langsung meninjau lokasi banjir. Ia juga menyampaikan bahwa kedepannya akan dicarikan solusi setelah dirinya sudah dilantik.

“Untuk penanganan cepat, kita akan turunkan alat berat menggunakan dana tanggap darurat. Normalisasi sungai menjadi prioritas awal. Kemudian kita akan anggarkan dalam APBD murni untuk pelebaran sungai dari hulu hingga hilir,” tegas Antonius.

“Mungkin bantuan sembako ini nilainya tidak seberapa, namun ini sebagai  bentuk keperdulian pemerintah mas,” tutupnya.

Bencana banjir yang melanda Desa Gebang menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan daerah aliran sungai dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.(Asen/Red/PI).

Loading