PATRAINDONESIA.COM (Tangerang) – Serikat Pengemudi Transportasi Indonesia (SEPETA) menegaskan penolakannya terhadap wacana yang mengategorikan pengemudi ojek online (ojol) dan kurir platform sebagai pelaku UMKM. SEPETA menilai kebijakan tersebut berisiko menggeser tanggung jawab perlindungan pekerja kepada pengemudi.
Pernyataan itu disampaikan Bangun Nugroho, delegasi Indonesia dalam Sidang International Labour Conference (ILC) ke-114 International Labour Organization (ILO) pada Juni 2026, dalam pidato memperingati 81 tahun Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
“Apakah ojol membutuhkan status UMKM, atau membutuhkan perlindungan sebagai pekerja?” kata Bangun.
Menurutnya, persoalan utama ojol bukan kurangnya akses pinjaman atau fasilitas usaha, melainkan rendahnya pendapatan, lemahnya perlindungan sosial, risiko kecelakaan, serta tidak seimbangnya relasi antara pekerja dengan perusahaan platform.
Bangun menilai kepemilikan sepeda motor dan telepon genggam tidak otomatis menjadikan pengemudi sebagai pengusaha. Pengemudi tidak menentukan tarif, algoritma, pembagian order, sistem insentif maupun sanksi aplikasi.
“Pengemudi memiliki motor, tetapi tidak memiliki aplikasi. Pengemudi memiliki telepon genggam, tetapi tidak memiliki algoritma. Karena itu, kita harus melihat siapa yang mengendalikan pekerjaan,” tegasnya.
SEPETA mendorong model perlindungan yang tetap mempertahankan fleksibilitas kerja ojol, namun disertai pendapatan layak, jaminan sosial, keselamatan kerja, kebebasan berserikat dan hak berunding secara kolektif. SEPETA juga mendorong sharing profit yang berkeadilan antara perusahaan platform dan pekerja.
“Kita tidak menolak UMKM. Kita menghormati pelaku UMKM. Tetapi jangan gunakan label UMKM untuk menghindari tanggung jawab perusahaan platform terhadap pekerja,” ujarnya.
Pada momentum 81 tahun Kemerdekaan RI, SEPETA menyerukan persatuan seluruh pengemudi dan pekerja platform untuk memperkuat organisasi dan memperjuangkan regulasi khusus bagi pekerja platform.
“Pertahankan fleksibilitas, wujudkan perlindungan. Ojol dan kurir adalah pekerja platform!” pungkas Bangun. (Lucia/Red/Pi)
![]()

