PJS Kalteng Nggak Mau Manggut: Bawa Realita Pers Siber Daerah ke Munas III Jakarta

Nasional, Organisasi522 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA) – DPD Pro Jurnalismedia Siber Kalimantan Tengah (PJS Kalteng) tidak  mau jadi penonton. Lima pengurus intinya siap “naik ring” ke Jakarta, 22–24 Juli 2026, buat ikut Musyawarah Nasional III PJS di Hotel Acacia.

Mereka tidak cuma absen sidang. Misi utamanya yakni, menyuarakan realita pers siber di daerah. Di tengah banjir hoaks + tekanan “5 Mesin Post-Truth,” PJS Kalteng mau memastikan suara jurnalis daerah tidak tenggelam sama hiruk-pikuk nasional.

Munas kali ini beda. Rangkaiannya langsung hajar 3 agenda berat sekaligus: Sidang Munas, Seminar Nasional bertema “Pers, Negara dan Stabilitas Nasional: Tanggung Jawab Kebangsaan di Era Digital,” sampai pelantikan pengurus DPD-DPC se-Indonesia. Puncaknya, PJS resmi dorong pendaftaran jadi konstituen Dewan Pers.

Nama besar juga bakal hadir. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka direncanakan buka acara. Hal itu menunjukkan sinyal kuat, negara mulai menghitung serius peran media siber.

Ketua DPD PJS Kalteng, Deni Liwan, menyampaikan akan menurunkan “tim inti” semua: Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, sampai Ketua Bidang Hukum. Alasannya simpel: koordinasi nggak bisa diwakilkan.

“Munas ini dapur kebijakannya PJS. Kami dari Kalteng nggak mau cuma manggut-manggut. Kami bawa catatan lapangan: soal profesionalisme jurnalis daerah, tekanan algoritma, sampai akses info di pedalaman,” tegas Deni, Selasa (2/6/2026).

Dia juga menyampaikan, persiapan saat ini DPD PJS Kalteng sudah rampung  80%. Mulai dari berkas administrasi sampai “bahan bakar” diskusi yang bakal dibawa ke forum nasional.

“Selain berdebat di sidang, ini juga ajang cari kawan. Kami mau belajar dari PJS daerah lain. Gimana mereka bertahan di tengah gempuran konten sampah. Ilmu itu yang kami bawa pulang ke Kalteng,” tambah pria asal Barito Selatan itu.

Target Deni cuma satu: Pulang dari Jakarta bawa keputusan yang bikin PJS makin kuat, dan jurnalis siber makin dihargai, bukan cuma dianggap “tukang copas.”

Sekedar untuk diketahui, Pro Jurnalismedia Siber (PJS) adalah organisasi wartawan media siber yang fokus pada profesionalisme, etika, dan pertahanan terhadap disinformasi di era digital. (*).

Loading