1.217 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dikukuhkan di Jombang

Patra Daerah215 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (JOMBANG) – Sebanyak 1.217 petugas Sensus Ekonomi 202,6 resmi dikukuhkan di Jombang. Pembukaan pelatihan digelar Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Pendopo Pendopo, Jumat 29 Mei 2026.

Bupati Warsubi menekankan pentingnya data akurat untuk perencanaan pembangunan. “Sensus Ekonomi 2026 adalah instrumen krusial memotret kondisi ekonomi riil. Data berkualitas jadi kompas kebijakan 10 tahun ke depan,” ujar Warsubi saat membuka pelatihan.

Pelatihan petugas digelar selama 14 hari, 29 Mei – 12 Juni 2026. 1.217 petugas dibagi 48 kelas dan 5 gelombang. Mereka akan mendata pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar di seluruh Jombang.

Data Jadi Kompas Kebijakan 10 Tahun

Warsubi meminta petugas menjaga integritas. “Jangan main-main dengan data. Catat apa adanya, bukan ‘ada apanya’. Petugas harus ramah dan sopan saat ke lapangan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala BPS Jombang Mouna Sri Wahyuni. Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 sangat penting karena 10 tahun terakhir ekonomi Jombang berubah cepat, terutama tumbuhnya UMKM dan ekonomi digital.

“Jombang butuh peta ekonomi baru. Hasil sensus ini jadi dasar intervensi pemerintah, terutama untuk kawasan industri baru yang disiapkan Pemkab,” jelas Mouna.

Pesan ke Petugas: Profesional & Ramah

1. Pesan Bupati Warsubi: Jaga profesionalitas, integritas, dan keramahan saat pendataan

2. Pesan BPS: Catat data apa adanya. Hindari “perkiraan” atau “titip data”

3. Target: Pemetaan lengkap pelaku usaha di Jombang untuk dukung kawasan industri baru

Pelatihan dibuka Bupati Warsubi, didampingi Forkopimda, Sekda Jombang, dan jajaran OPD. Hadir juga Kapolres dan Dandim Jombang untuk menjamin keamanan petugas saat turun ke lapangan.

(AK/Red/PI)

Loading