Gerak Cepat Bupati Shalahuddin, Korban Kebakaran Jalan Merak Muara Teweh Langsung Terima Bantuan

Daerah320 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Muara Teweh) –  Respons cepat ditunjukkan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menyusul musibah kebakaran yang melanda kawasan Jalan Merak, Muara Teweh, Rabu (07/01/2026).

Orang nomor satu di Barito Utara itu langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban sekaligus percepatan penyaluran bantuan.

Di sela peninjauan, Bupati H Shalahuddin menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak akan menunda penanganan bagi warga terdampak. Ia memastikan bantuan darurat dari Pemkab Barut melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) disalurkan pada hari yang sama.

“Saya sudah berkoordinasi langsung dengan Dinsos agar bantuan segera diserahkan. Siang ini korban terdampak sudah harus menerima bantuan,” ujar Bupati di lokasi kebakaran. Kamis (08/01/2026)

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinsos-PMD Barut, Suparmi A Aspian, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan langsung terhadap korban.

Sebanyak empat pemilik rumah dan kios yang terdampak dipastikan menerima bantuan sementara pada siang hari.

“Data korban sudah lengkap. Bantuan akan kami serahkan hari ini juga kepada pemilik rumah dan toko yang terdampak kebakaran di Jalan Merak,” jelas Suparmi.

Musibah kebakaran terjadi pada Rabu malam (07/01/2026) sekitar pukul 23.20 WIB.

Api menghanguskan tujuh kios, dengan tiga bangunan di antaranya ludes terbakar di kawasan Jalan Merak, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Sejumlah pedagang kehilangan hampir seluruh barang dagangan.

Api berhasil dipadamkan berkat kerja cepat petugas gabungan dari Disdamkarmat Barut, BPBD, relawan pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat setempat, meski kondisi saat kejadian hujan gerimis namun proses pemadaman dapat berjalan dengan lancar dan cepat.

Berdasarkan informasi di lapangan, bangunan yang terbakar meliputi rumah dan toko milik H Rani, kios kelontong milik Alai, toko kain dan gorden milik Rafi, serta toko studio milik Imam.

Di sekitar lokasi juga terdapat kios penjual BBM eceran, namun drum penampungan bahan bakar berhasil diamankan dan tidak ikut terbakar.

Menurut sumber api berasal dari    bagian atas toko milik H Rani sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya. Dugaan tersebut masih dalam penelusuran pihak berwenang.

(Anti/Red/PI)

​

Loading