PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Mitra Bentala bekerja sama dengan COAST Facility dan UK International Development menggelar kegiatan Program L-CRISP (Lampung Coastal Resilience and Innovative Sustainability Program) di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Senin (28/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketangguhan masyarakat pesisir terhadap dampak perubahan iklim melalui pemetaan partisipatif dan penguatan kapasitas kelompok masyarakat.
Selanjutnya hal tersebut yang nantinya akan menjadi program kerja Mitra Bantala untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayah pesisir.

Acara yang dikemas dalam diskusi kelompok. Para peserta dibagi dalam 5 kelompok untuk mengisi tujuh kolom tabel kajian, sebagai instrumen utama dalam membaca kondisi dan tantangan pesisir secara komprehensif.
Tujuh aspek yang dibahas meliputi: (1) Pemetaan kondisi sumber daya pesisir, (2) kalender musim dan mata pencaharian, (3) dampak perubahan iklim bagi nelayan tangkap, (4) dampak perubahan iklim bagi pembudidaya, (5) dampak perubahan iklim bagi perempuan pesisir, serta (6) dampak bencana bagi kelompok rentan.
Pendekatan ini diharapkan mampu menangkap keragaman pengalaman dan kerentanan yang dihadapi masyarakat pesisir.
Dari satu kelompok, berkunjung ke kelompok lain untuk membedah ulang terkait pemahaman di masing-masing aspek.
Bukan saja pemahaman terkait aspek yang di bahas, seluruh kelompok juga dapat menambahkan gagasan yang dipahami.
Direktur Mitra Bentala, Rizani menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya membangun kebijakan dan perekonomian di pesisir.
“Fokus Group Disscusion ada dua tahap, dan yang kedua adalah pemaparan hasil kajian Rektor Unila dan hasil dari Diskusi group hari ini, jika keduanya cocok, maka akan kami jadikan program kerja ke depan,”ujat Rizani.
Perwakilan peserta menilai kegiatan ini membantu masyarakat memahami pola perubahan musim, penurunan hasil tangkap dan budidaya, serta meningkatnya risiko bencana yang berdampak berbeda pada tiap kelompok, khususnya perempuan dan kelompok rentan. Hasil pengisian tabel akan dirangkum sebagai bahan rekomendasi program dan advokasi kebijakan di tingkat lokal.
“Semoga ada peluang agar perekonomian di pesisir membaik dan Mudah mudahan Mitra Bantalan membawa program yang kami harapkan,” pungkas Aan.
Melalui kolaborasi Mitra Bentara, COAST Facility, dan UK International Development, Program L-CRISP diharapkan mampu mendorong solusi inovatif yang adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Pesawaran dan wilayah Lampung pada umumnya.(Asen/Red/PI).
![]()

