Lintas Daerah, Keluarga Besar Pamadi Berkumpul di Margodadi

Organisasi223 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Paguyuban Masyarakat Margodadi (Pamadi) menggelar acara Temu Kangen bertajuk “Siji Wadah Ojo Pecah, Guyup Rukun Selawase, Ojo Nesu” pada Minggu, 28 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Margodadi Satu, Desa Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.

Ratusan anggota dan keluarga besar Pamadi tampak antusias menghadiri acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kehadiran warga dari berbagai daerah di Provinsi Lampung menjadi bukti kuatnya ikatan kekeluargaan yang terus terjaga lintas generasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pamadi, dilanjutkan sambutan para pendiri dan sesepuh, prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur, ziarah kubur para leluhur, hingga puncaknya temu kangen antaranggota.

Ketua Pamadi, Salim, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak bertumpu pada satu orang, melainkan pada kebersamaan seluruh anggota.

“Saya tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya bantuan dan pemikiran dari kawan-kawan. Saya juga siap dikritik dan dinasihati selama itu bersifat membangun,” ujar Salim.

Ia menambahkan, Pamadi yang telah berdiri selama empat tahun tetap solid karena dilandasi semangat kebersamaan.

“Pamadi masih kuat hingga hari ini bukan karena kekuatan seseorang, tetapi karena kekuatan bersama. Tidak menutup kemungkinan jika suatu saat saya digantikan, saya akan tetap membantu dan mendukung Pamadi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Margodadi Satu, Anis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan Pamadi yang telah memilih dusunnya sebagai lokasi kegiatan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh sedulur Pamadi. Apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan, kami mohon maaf,” ucap Anis.

Acara tersebut dihadiri anggota Pamadi dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung, di antaranya Tulang Bawang Barat (Gedung Aji dan Way Abung), Tulang Bawang (Menggala), Kotabumi, Lampung Selatan (Kalianda), Lampung Tengah (Suroboyo Ilir), Lampung Timur, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, hingga Mesuji.

Dalam kesempatan itu, sesepuh sekaligus pendiri Pamadi Suroto menyampaikan sejarah berdirinya paguyuban tersebut. Ia berharap generasi muda, termasuk anak dan cucu anggota Pamadi, dapat ikut bergabung untuk menjaga kelangsungan organisasi.

Momentum temu kangen ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran sahabat-sahabat lama era 1950-an. Pertemuan langka tersebut membangkitkan kembali kenangan masa muda saat Margodadi menjadi saksi kebersamaan dan persaudaraan mereka.

Keeratan hubungan antaranggota Pamadi pun semakin kokoh melalui acara ini, menegaskan komitmen paguyuban untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan nilai-nilai kekeluargaan lintas generasi.(Asen/Red/PI).

Loading