Panen Jagung di Lapas Palangka Raya Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Daerah129 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan warga binaan melalui kegiatan panen raya jagung yang digelar pada Jumat (26/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus dukungan nyata terhadap upaya penguatan ketahanan pangan nasional.

Panen jagung dilaksanakan di lahan pertanian milik Lapas Palangka Raya dan melibatkan langsung warga binaan yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan serta pembinaan keterampilan di bidang pertanian. Seluruh proses penanaman hingga panen dilakukan dengan pendampingan petugas pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah beserta jajaran, perwakilan Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Yonif TP Isen Mulang, Koramil 1016-02/Bukit Batu, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis se-Kota Palangka Raya.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program pertanian di Lapas Palangka Raya. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan produktivitas warga binaan.

Menurutnya, panen raya ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam lapas mampu menghasilkan kegiatan positif yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisam Wibowo, menjelaskan bahwa program pertanian jagung merupakan salah satu langkah strategis lapas dalam menanamkan nilai kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab kepada warga binaan. Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan panen raya jagung ini, Lapas Palangka Raya terus menegaskan perannya sebagai institusi pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan, khususnya di sektor ketahanan pangan. (*)

Loading