Anggota DPRD Barut, Nety Herawati Dukung Kiprah Intan Tandak Kaharingan di FTIK Ke XII

Daerah184 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Muara Teweh) Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) Ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 resmi dibuka di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (24/11/2025).

Peserta dari penjuru Kalteng berkumpul membawa semangat pelestarian adat dan nilai-nilai luhur Kaharingan yang telah diwariskan turun-temurun oleh suku Dayak.

Acara pembukaan berlangsung  meriah, dihadiri Asisten II Pemprov Kalteng Herson B. Aden, Direktur Urusan Agama Hindu pada Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M., Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Sekda, anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.

Tandak Intan Kaharingan bagi masyarakat Dayak Kaharingan bukan sekadar seni tari atau ritual, tetapi sebuah ungkapan rasa syukur, doa, serta penghormatan kepada Ranying Hatalla Langit.

Dalam tradisi Dayak Kaharingan, tandak adalah gerak yang mencerminkan harmoni manusia dengan alam, sedangkan intan melambangkan kemurnian budi dan ketulusan hati.
Festival ini menjadi ajang untuk menjaga hubungan spiritual, memperkuat identitas budaya, sekaligus melestarikan warisan leluhur.

FTIK ke-XII yang digelar pada 23–26 November 2025 diikuti sebanyak 7.316 peserta dan pendamping dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Festival ini mempertandingkan 11 cabang lomba, dengan dukungan 23 juri berpengalaman.

Saat menghadiri acara pembukaan  anggota DPRD Barito Utara, Hj. Nety Herawati, menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan FTIK ke-XII dan memberikan ucapan selamat kepada kelembagaan Tandak Intan Kaharingan Barito Utara sebagai tuan rumah.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, sukses, dan membawa hasil yang membanggakan,” ujarnya saat menghadiri pembukaan.

Politisi Partai NasDem itu juga menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung setiap langkah positif kelembagaan Tandak Intan Kaharingan.

“Kami akan memberikan pendampingan dan pembinaan. Saya berharap sinergi ini terus terjalin demi kemajuan Bumi Barito Utara yang kita cintai,” tambahnya.

Ia juga percaya festival ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antar komunitas budaya di Kalteng, serta memberikan dorongan bagi pengembangan pariwisata daerah.

“Kami berharap FTIK ke-XII ini menjadi momentum yang memperkuat identitas budaya Kaharingan dan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan tradisi leluhur,” ujarnya mengakhiri

Ketua Panitia Pelaksana, Aryosi Jiono Takanabe, atas nama kelembagaan Intan Tandak Kaharingan, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah memberikan dukungan penuh sehingga festival dapat terselenggara dengan baik.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Hj. Nety Herawati atas perhatian dan dukungan serta suportnya.

Aryosi juga menyampaikan bahwa ke depan, pihaknya berharap festival ini mendapat dukungan yang lebih besar lagi dari berbagai pihak

agar mampu menjadi  magnet wisata budaya yang membanggakan.

Festival Tandak Intan Kaharingan bukan hanya lomba, tetapi ruang perjumpaan, ruang cerita, dan ruang menjaga akar budaya Dayak.

Dalam setiap langkah tandak, ada doa, dalam setiap denting musik ada pesan leluhur,  dan dalam setiap pertemuan ada harapan untuk masa depan
bagi budaya Kaharingan dan masyarakat Kalimantan Tengah.

(Anti/Red/PI)

​

Loading