Longsor di Cilacap 26 Ditemukan Meninggal Dunia, 7 Orang Masih Dicari

Bencana155 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Cilacap) – Operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, kembali menemukan tiga korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (17/11/2025). Dengan temuan terbaru tersebut, total korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang, sementara tujuh korban lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah, menjelaskan bahwa tiga korban yang ditemukan pada Senin pagi semuanya berada di Worksite A-2, wilayah Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying.

Korban yang berhasil dievakuasi yaitu:

Nina Nurfauzia (9 tahun)

Wafiq Nir Ainidzahra (15 tahun)

Cahyanto (57 tahun)

“Dengan ditemukannya ketiga jenazah ini, Worksite A-2 kami nyatakan selesai. Selanjutnya, tim SAR dari sektor tersebut dipindahkan untuk memperkuat pencarian di Worksite B-1 dan B-2,” ujar Abdullah selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Longsoran besar tersebut menghancurkan 12 rumah dan mengancam 16 rumah lainnya di area sekitar 6,5 hektare.

Material longsor juga menyebabkan penurunan tanah hingga dua meter dengan retakan sepanjang 25 meter, sehingga memperumit proses pencarian korban hilang.

Tim SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian meski terkendala kondisi tanah yang labil dan cuaca yang tidak menentu.

(Wawan/Red/Pi)

Loading