Diterjang Puting Beliung, Atap Klinik Kita Sehat di Ciledug Ambruk

Bencana293 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Cirebon) – Peristiwa angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Cirebon. Kali ini, sebuah klinik kesehatan bernama Kita Sehat yang berlokasi di Kecamatan Ciledug mengalami kerusakan cukup parah setelah atap bangunan utama ambruk diterjang angin kencang pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut keterangan sejumlah warga, fenomena cuaca ekstrem tersebut terjadi secara mendadak ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Ciledug sejak siang hari. Dalam hitungan menit, angin kencang menyerupai puting beliung menerjang permukiman dan bangunan di sekitar lokasi, termasuk klinik yang tengah beroperasi.

“Atapnya terangkat lalu langsung jatuh menimpa bagian dalam klinik. Suaranya keras sekali, warga langsung berlarian,” ujar salah satu saksi mata di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama setelah insiden dilaporkan, Tim SAR gabungan bersama pihak BPBD Kabupaten Cirebon, aparat kepolisian, dan perangkat desa langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengecekan bangunan. Petugas memeriksa kemungkinan adanya pasien, tenaga medis, atau warga yang tertimpa reruntuhan atap.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas belum dapat memastikan jumlah korban karena beberapa bagian bangunan masih harus dibersihkan dari material yang runtuh. Pemerintah daerah juga meminta warga untuk menjauhi lokasi sementara waktu demi menghindari risiko bangunan tambahan yang mungkin masih rapuh.

Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian serius masyarakat. BPBD Kabupaten Cirebon sebelumnya telah mengimbau warga untuk waspada terhadap kemungkinan angin puting beliung yang kerap menyertai hujan lebat pada masa peralihan musim.

Peristiwa ambruknya atap Klinik Kita Sehat menambah daftar kejadian kerusakan bangunan akibat cuaca ekstrem di wilayah Indramayu–Cirebon dalam beberapa hari terakhir. Warga berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk menilai kelayakan bangunan pasca kejadian serta memberikan pendampingan bagi korban yang terdampak.

Informasi lebih lanjut terkait korban, penyebab teknis kerusakan, serta kondisi klinik pasca-evakuasi masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. (Wawan/Red/Pi)

Loading