Rizky Aditya Putra Nyatakan Tidak ada tempat bagi Intoleran di Lamandau

Daerah222 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Nanga Bulik, Lamandau) – Tidak ada tempat sedikitpun tempat bagi kaum Intoleran di tanah Lamandau. Demikian ditegaskan Bupati Kabupaten Lamandau Rizky Aditya Putra ketika membuka secara resmi Kemah Bakti Kerukunan Umat Beragama di Lapangan Balai Latihan Kerja Nanga Bulik Jumat 14/11 siang.

Kemah bakti dalam rangka hari Toleransi Dunia tanggal 16 November ini diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Beragama Kabupaten Lamandau bekerjasama dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Lamandau.

Dalam sambutannya Bupati Rizky menegaskan bahwa perekemahan ini hendaklah menjadi ajang pembuktian akan arti pentingnya toleransi. “Kemah bakti ini hendaknya bukan semata soal berkemah tetapi tetapi disinilah awal kita mewujudkan toleransi yang sesungguhnya, disinilah wujud kebersamaan saling menghormati, saling pengertian dan saling bekerjasama”. Terlebih lanjutnya lamandau merupakan wujud kecil dari keberagaman Bangsa Indonesia maka selayaknya kita menjunjung tinggi Bhineka tunggal ika dengan cara membuktikan bahwa kita tidak akan mentolelir adanya intoleransi ditanah Lamandau tercinta ini.

Menurut Laporan ketua Forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Lamandau H. Yusuf Muhammad Nur perkemahan ini akan berkangsung tiga hari mulai jumat 14 November dan berakhir tanggal 16 lusa, diikuti sepuluh SMA dan SMK se kabupaten Lamandau dengan jumlah sekitar 160-an peserta.

Dalam laporannya juga disampaikan bahwa selama kegiatan kemah Bakti ini peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, sarasehan dan diskusi dengan materi bela negara, kepemimpinan, kamtibmas dan Moderasi beragama.

Turut hadir dalam pembukaan Kemah Bakti Kerukunan Umat Beragama ini yakni dari Forkupinda wakil ketua DPRD Kabupaten Lamandau, pejabat terkait, pimpinan MUI, NU, Muhammadiyah Kabupaten Lamandau, Forum Antar Gereja dan beberapa perwakilan lintas Agama. (Rudiansyah G. Kating/Red/PI)

Loading