Anggota DPRD Barito Timur Kritisi Tugu Batas Bartim – Tabalong, Begini yang Disampaikan Reni Sugiarti !!

Daerah, Patra News254 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Reni Sugiarti dari Partai Hanura, Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Dusun Timur, Kecamatan Benua Lima dan Kecamatan Patangkep Tutui soroti Tugu Batas Bartim Provinsi Kalimantan Tengah dengan Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan.

Pasalnya Minggu (25/8/2025) Reni Sugiarti wanita enerjik dan dekat dengan masyarakat dan wartawan ini mengunjungi Tugu Perbatasan tersebut di Desa Kambitin.

Menurut Reni dari hasil pandangannya ada perbedaan yang sangat mencolok terhadap dua buah tugu perbatasan yang berdiri tegak, mencolok yang Reni maksud yaitu Tugu yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong cukup megah, cukup terawat, dengan tulisan yang msih nampak kelihatan, sementara menurutnya tugu yang bertuliskan Kabupaten Barito Timur tidak terawat, penuh dengan semak bahkan tulisannya sudah memudarkan dan tidak begitu jelas kelihatan.

Reni Sugiarti pada awak media menyampaikan sangat prihatin dalam kondisi tersebut.

” Saya merasa sangat prihatin dengan bangunan tugu perbatasan yang berdiri sejajar dengan tugu perbatasan yang dibangun oleh Pemerintah Kalimantan Selatan. Tugu mereka begitu megah, bagus dan terawat, sementara tugu kita sangat memprihatinkan , tidak terawat ditumbuhi semak, ditumbuhi lumut dan tidak jelas bentuknya ” ungkap Reni dengan perasaan penuh prihatin.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Timur terhadap simbol perbatasan Daerah.

” Dari segi tugu saja sudah terlihat bahwa hal kecil seperti ini pun luput dari perhatian Pemerintah. Padahal tugu merupakan wajah pertama yang dilihat saat orang memasuki wilayah Bartim ” terang Reni.

Lebih lanjut Reni mengusulkan agar tugu tersebut dicat ulang, diberi lampu dan jika memungkinkan didirikan pos penjagaan disampingnya, sebagai tanda kuat bahwa lokasi tersebut bagian dari Kabupaten Barito Timur.

” Tentu kita tidak ingin kehilangan satu Desa lagi, oleh sebab itu, perhatikan sekecil apapun, termasuk kondisi tugu perbatasan ” pungkasnya

Media ini mencoba menghubungi Bupati Barito Timur Drs. M. Yamin. MBA melalui Kepala Dinas PUPR – Perkim Barito Timur, Yumail J Paladuk. ST. M.AP via tilpon tidak terhubung saat berita ini ditayang (Mardianto/Red/Pi)

Loading