PD – IWO Bartim Ajak Anggotanya Agar Selalu Kompak, Solid dan Perkuat Sinergitas

Daerah, Patra News338 Dilihat

PD – IWO Bartim Ajak Anggotanya Agar Selalu Kompak, Solid dan Perkuat Sinergitas.

 

PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Momentum Peringatan HUT RI ke – 80 Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD – IWO) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ajak anggotanya untuk selalu kompak dan solid, terutama sekali perkuat sinergitas dengan Negara.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua PD IWO Boy Tandrio Mato usai mengikuti Apel HUT ke – 80 RI di halaman Kantor Bupati setempat, Minggu (17/5/2025)

“Saya tegaskan agar semua wartawan yang tergabung dalam Organisasi IWO agar selalu kompak, solid dan perkuat sinergitas dengan Negara, momentum HUT RI ke – 80 ini kita sebagai Insan Pers sebagai pilar Demokrasi,” tegas Boy.

Tambahnya peran strategis Insan Pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun opini publik yang sehat, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Peran strategis Insan Pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun opini publik yang sehat, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Boy juga sampaikan dalam dinamika global saat ini peran Pers semakin krusial ditengah derasnya arus informasi dan potensi penyebaran disinformasi. Dalam menyikapi hal ini saya selaku Ketua PD IWO Barito Timur saya ingatkan kepada kita semua yang tergabung dalam Organisasi IWO agar memperkuat sinergitas Pers dan Negara.

“Sinergitas antara Pers dan Negara sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas, serta memperkuat semangat persatuan. Pers yang profesional dan independen akan menjadi mitra penting dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ungkap Boy.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan terus membuka ruang bagi kebebasan Pers serta menjamin perlindungan bagi insan media dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Dengan demikian Pers dapat menjalankan fungsi dan secara optimal tanpa tekanan maupun intervensi. Momentum HUT RI menjadi pengingat bagi kita bahwa ada tetes darah yang bercucuran, ada nyawa yang dikorbankan dalam memperjuangkan kemerdekaan, artinya perjuangan membangun bangsa belum usai

“Dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan senjata dan bambu runcing, maka kini kita sebagai Insan Pers melanjutkan melalui karya, informasi yang benar serta komitmen menjaga persatuan, kesatuan dan demokrasi dalam bingkai NKRI, NKRI harga mati ” tutup Boy (Mardianto/Red/PI)

Loading