APTRINDO Tak Terima Pernyataan Sepihak Menteri Perhubungan

Ekonomi308 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Jakarta) – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) menyampaikan pernyataan sikap sebagai tanggapan atas diskusi yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan bersama wartawan pada hari Kamis, 26 Juni 2025, terkait penanganan kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL).

Berikut ini pernyataan sikap APTRINDO yang diterima oleh Redaksi patraindonesia.com:

 

1. Menyayangkan Narasi Sepihak Menteri Perhubungan

APTRINDO menyayangkan pernyataan Menteri Perhubungan yang kembali mengulang retorika seputar keselamatan dan korban kecelakaan akibat kendaraan ODOL, tanpa disertai narasi strategis atau rencana kerja konkret untuk solusi yang adil dan menyeluruh. Fokus semata pada aspek keselamatan tanpa memperhitungkan dampak ekonomi bagi pelaku usaha logistik hanya akan memperbesar ketimpangan dan keresahan di lapangan.

2. Pernyataan Personal yang Tidak Mewakili Pengusaha Truk Nasional

Kami juga menyesalkan adanya komentar dari salah satu individu yang disebut sebagai pengusaha truk dalam forum tersebut, yang memberikan pendapat tanpa mempertimbangkan realita dan beban operasional yang dialami pengusaha angkutan barang saat ini. Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukan bagian dari APTRINDO dan tidak mewakili aspirasi mayoritas pengusaha truk secara nasional.

 

3. Minimnya Pelibatan Asosiasi Resmi dalam Dialog Kebijakan

APTRINDO menyampaikan kekecewaan atas sikap Kementerian Perhubungan yang hingga saat ini tidak pernah melibatkan APTRINDO secara formal dalam perumusan kebijakan strategis penanganan ODOL. Padahal, APTRINDO adalah asosiasi resmi dan sah yang menaungi mayoritas pelaku usaha angkutan barang di Indonesia.

 

4. Keterlibatan Asosiasi Tidak Jelas dan Tidak Representatif

Sangat disayangkan bahwa justru asosiasi-asosiasi yang tidak memiliki struktur nasional yang jelas, tanpa keanggotaan yang terverifikasi, diberikan ruang dalam diskusi kebijakan yang sangat berdampak pada sektor logistik nasional. Hal ini berpotensi menyesatkan arah kebijakan dan menimbulkan disinformasi.

 

5. Hentikan Narasi yang Menyudutkan Pengusaha, Libatkan Semua Pihak Termasuk Pemilik Barang

Kami mendesak Menteri Perhubungan untuk menghentikan narasi publik yang terus menyudutkan pelaku usaha angkutan barang. Penanganan ODOL tidak akan pernah efektif tanpa melibatkan semua pihak dalam rantai logistik, termasuk pemilik barang sebagai bagian dari ekosistem yang menentukan dimensi dan muatan kendaraan.

APTRINDO tetap berkomitmen untuk mendukung penanganan ODOL yang adil, kolaboratif, dan berbasis solusi sistemik. Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem transportasi barang nasional yang aman, efisien, dan berkelanjutan. (*/red/PI)

 

 

Loading