oleh

Tulang Bawang Barat Raih Predikat Terbaik dalam Pelaksanaan Akses Reforma Agraria 2025

-Patra News-456 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Tuba) – Kantor Pertanahan Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah meraih Predikat Terbaik dalam Pelaksanaan Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria Fase I Tahun 2025.

Penghargaan tersebut disampaikan dalam Rapat Diseminasi Data Penerima Akses Reforma Agraria, yang digelar di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Lampung, Kamis (30/10/2025).

Rapat diseminasi ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, serta seluruh Kepala Seksi dan Koordinator Kelompok Substansi Penataan dan Pemberdayaan dari Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.


Kantor Pertanahan Kabupaten Tulang Bawang Barat diwakili oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Dwi, bersama jajaran koordinator kelompok substansi.

Dalam kegiatan tersebut, Kanwil BPN Provinsi Lampung menegaskan bahwa rapat diseminasi ini merupakan bagian dari Program Kerja Tahun 2025 di bidang Penataan dan Pemberdayaan, yang menjadi instrumen penting dalam pelaksanaan Reforma Agraria di daerah.
Adapun lokasi pelaksanaan program Akses Reforma Agraria di Tulang Bawang Barat berfokus di Tiyuh Makarti, Kecamatan Tumijajar.

“Kegiatan Penataan Akses merupakan kerja kolaboratif lintas sektor untuk menjembatani masyarakat penerima manfaat Reforma Agraria terhadap sumber-sumber produksi dan ekonomi, sehingga mampu membuka akses yang lebih luas dalam meningkatkan kapasitas usaha mereka,” ujar Dwi, Kasi Penataan dan Pemberdayaan BPN Tulang Bawang Barat, dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Dwi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, desa, dan para pemangku kepentingan (stakeholders), guna mewujudkan pelaksanaan Penataan Akses Reforma Agraria yang optimal.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi penanganan kemiskinan, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong peningkatan ekonomi berbasis klaster komoditas. Kami juga berupaya mengedepankan mitigasi terhadap alih fungsi lahan agar keberlanjutan Reforma Agraria dapat terjaga,” tambahnya.

Melalui penghargaan ini, Kabupaten Tulang Bawang Barat diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain dalam mengimplementasikan program Reforma Agraria secara berkelanjutan dan berkeadilan.(Asen/Red/PI).

Loading