Tarekat Siddiqiyyah Gelar Tasyakuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke 81, Bangun Rumah Syukur di Druju

Patra Daerah373 Dilihat

PATARAINDONESIA.COM (Malang) – Wujud syukur atas nikmat kemerdekaan, pengurus Tarekat Shiddiqiyyah Sumbermanjing Wetan (Sumawe) menggelar Tasyakuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-81 & Berdirinya Negara Kesatuan Indonesia yang dikemas dalam acara Santunan Nasional dengan melaksanakan pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni di JL. Jend sudirman, Dusun Wonorejo RT 27 RW 06, Druju, Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang. Senin (22/06/2026). pagi.

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Desa (Kades) Druju, Mujiono, S.Pd., beserta staf, wali Talkin Siddiqiyyah, Aris topan, pengurus yayasan pesantren Shiddiqiyyah (YPS), Syamsuri, Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid), Kudus, Misnadi, Supari, Tumin, Heris, dan perwakilan jama’ah Siddiqiyyah Malang Raya.

0-3840×1742-0-0#

Dalam sambutannya, wali Talkin Siddiqiyyah Aris topan menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, karena pada kesempatan hari ini kita semua dapat hadir di Desa Druju dalam gelaran Santunan Nasional Rumah Syukur. Dan semoga kegiatan ini mendapat keberkahannya.

“Kami mewakili panitia pada acara ini melaksanakan peletakan batu pertama (batu syukur) dirumah Almarhum bapak Jumari / ibu Farida. Di wilayah Malang Raya direncanakan akan dibangun 11 Rumah Syukur dan yang sudah dilaksanakan 6 bangunan di Kabupaten Malang,” terang Aris Topan dalam sambutannya.

0-3840×1742-0-0#

“Gelaran ini tidak hanya di Malang Raya saja. Namun, dilaksanakan di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sementara, pada sambutan berikutnya, Kades Druju, Mujiono, S.Pd., mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada seluruh jajaran Shiddiqiyyah dan semuanya yang sudah hadir dalam gelaran acara ini. Kami Pemerintah Desa (Pemdes) Druju mengucapkan terima kasih sudah hadir di desa kami dalam Santunan Nasional.

Seperti yang diketahui tim media dilokasi, agenda acara ditutup dengan do’a, dilanjut peletakan batu syukur oleh wali Talkin Siddiqiyyah, Aris Topan dan Kades Druju Mujiono, lalu ramah tamah serta potong tumpeng (nasi Ingkung).

(AK/Red/PI)

Loading

News Feed