PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT., mengapresiasi peresmian Rumah Adat Dayak Barsel sebagai langkah strategis dalam melestarikan warisan budaya dan memperkuat kebanggaan lokal.
Ia menegaskan bahwa keberadaan rumah adat bukan hanya simbol fisik, tetapi juga pusat kebudayaan dan pendidikan bagi masyarakat—khususnya generasi muda—untuk memahami nilai, adat, dan tradisi leluhur.
Peresmian ini dinilai sebagai momentum penting dalam upaya mempertahankan identitas Dayak di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial.
Menurut Ita, Dinas PUPR berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur budaya yang berkelanjutan, termasuk fasilitas pelengkap dan penataan lingkungan sekitar rumah adat.
Bangunan tersebut diharapkan menjadi ruang inklusif bagi kegiatan adat, seni, musyawarah, dan pengenalan kearifan lokal kepada pelajar dan wisatawan.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh adat, budayawan, dan komunitas lokal dalam pengelolaan agar fungsi budaya tetap utuh.
“Dia juga berharap bahwa rumah adat ini dapat menjadi tempat yang inspiratif bagi masyarakat untuk belajar dan melestarikan budaya daerah,” pungkasnya.
(Amar Iswani)
![]()

