Rumah Abdullah Tertimpa Pohon Kelapa, Harapan Perbaikan Tak Kunjung Tiba!

Bencana277 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Lampung) – Musibah angin kencang yang melanda Dusun Muara Sanggi, Desa Tajur, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, pada 3 Desember 2024, telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Abdullah.

Saat angin kencang menerpa daerah tersebut pada pukul 03.00 WIB, Abdullah bersama istri dan dua anaknya terpaksa bergegas keluar dari rumah mereka yang terbuat dari bahan sederhana.

Hanya beberapa menit setelah mereka keluar, sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa rumah mereka, menghancurkan seluruh bagian bangunan.

Pohon kelapa yang tumbang tak hanya merusak atap rumah, tetapi juga menghancurkan harta benda berharga milik keluarga Abdullah. Sejumlah barang dan perabot rumah tangga yang sebelumnya mereka miliki kini tak dapat diselamatkan.

Tinggal di rumah kerabatnya

Sebagai kepala keluarga, Abdullah berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat musibah tersebut.

Meski sebelumnya pihak pemerintah setempat telah menjanjikan perbaikan, kenyataan yang dihadapi Abdullah jauh dari harapan. Hingga kini, rumah yang rusak parah itu belum juga mendapatkan perhatian dan bantuan perbaikan dari pemerintah.

Keadaan ini semakin memperburuk kondisi keluarga Abdullah yang menumpang tinggal di rumah Alpian. Abdullah dengan tegas menyampaikan permintaannya agar pemerintah tidak hanya memberikan janji kosong.

“Kami butuh bantuan nyata, bukan sekadar janji. Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki rumah kami yang rusak akibat musibah ini,” ujarnya dengan harapan agar ada kepedulian dari pihak berwenang untuk membantu mereka.

Kondisi rumah yang hancur, ditambah dengan belum adanya bantuan, membuat Abdullah dan keluarganya harus bertahan dalam kondisi serba kekurangan. Masyarakat sekitar juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah agar keluarga Abdullah dapat segera mendapatkan rumah yang layak untuk tinggal.

Rumah Abdullah saat ini hanya terpasang kerangka kayu yang tak ada atap dan penutup di semua sisi.(Asen/Red/PI).

Loading