Potong Hompong Dan Tapung Tawar, Warnai Penyambutan Kajari Baru Muara Teweh

Daerah258 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Muara Teweh) – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Ketua DPRD H. Merry Rukaini dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri acara penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muara Teweh yang baru, Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.A., di halaman kantor Kejaksaan Negeri Muara Teweh, Rabu (29/10/2025).

Penyambutan berlangsung meriah dengan nuansa adat khas Barito Utara. Prosesi dipimpin oleh tokoh masyarakat dari Dewan Adat Dayak, yang melaksanakan ritual potong hompong, tapung tawar, pengalungan bunga, serta tarian penyambutan sebagai simbol kehormatan dan penerimaan pejabat baru.

Dalam prosesi tersebut, Ketua DPRD Barito Utara melakukan ritual tapung tawar, sementara Bupati H. Shalahuddin berkesempatan untuk turut serta memotong hompong serta mengalungkan bunga kepada Kajari Fredy Feronico Simanjuntak.

Suasana semakin semarak dengan yel – yel sambutan  semangat dari para pegawai Kejaksaan Negeri Muara Teweh.

Usai prosesi adat dan upacara penyambutan, rombongan Bupati dan Forkopimda melanjutkan acara ramah tamah serta makan bersama di lantai dua gedung Kejaksaan Negeri Muara Teweh.

Dalam kesempatan yang sama, Kajari Muara Teweh yang baru, Fredy Feronico Simanjuntak, menyampaikan kesan pertamanya setelah tiba di tempat tugas baru.

“Kebetulan saya baru tiba mas,” ucapnya membuka perbincangan dengan beberapa awak media.

“Kesan pertama saya disini sangat baik. Gedung kejaksaan di sini megah dan baru, pegawai yang akan saya pimpin dan bina juga cukup banyak. Saya berharap dapat menjalankan petunjuk pimpinan dengan baik serta memberi kontribusi positif bagi penegakan hukum di Barito Utara,” lanjutnya.

Selain itu Fredy juga menuturkan, sebelum bertugas di Muara Teweh, dirinya menjabat sebagai Koordinator Satgas Penertiban Kawasan Hutan pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyebut penugasan barunya di Barito Utara memiliki keterkaitan dengan pengalaman tersebut.

“Penugasan saya di Barito Utara ini sesuai dengan latar belakang penugasan sebelumnya, terutama terkait pembebasan kawasan hutan. Mengingat masih ada sejumlah wilayah di Barito Utara yang beririsan dengan area perkebunan dan kawasan hutan, tentu ini akan menjadi perhatian kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fredy menyampaikan bahwa pimpinanya ( Kejaksaan Agung red)  memberikan atensi khusus terhadap Barito Utara karena dinamika  di daerah ini cukup tinggi dibandingkan dengan kabupaten lain.

Disamping itu Fredy juga nenyampaikan  target kedepannya  untuk melanjutkan program dan tugas – tugas yang sudah berjalan dari kepala kajari sebelumnya.

“Jika ada yang perlu diperbaiki, tentu akan kami benahi,”
Harapannya, Kejaksaan Negeri Muara Teweh dapat terus menjalankan misi Tri Krama Adhyaksa dan bersinergi dengan Pemkab dalam mendukung Program,” pungkasnya.
(Anti/Red/PI)

Loading