PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran, Eri Novrizal, berikan tanggapan adanya keluhan sejumlah pelajar SMAN 1 Padang Cermin terkait kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diduga menyajikan lauk ayam belum matang sempurna.
Menurut Eri Novrizal, Program MBG merupakan kebijakan yang sangat baik dan patut didukung karena bertujuan meningkatkan gizi serta kesehatan para pelajar. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap mengutamakan kualitas makanan, kebersihan, dan keamanan konsumsi bagi siswa.
“Program MBG ini niatnya sangat baik untuk membantu anak-anak sekolah. Tetapi kualitas makanan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai program yang baik justru menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat,” ujar Eri Novrizal.
Ia menegaskan bahwa setiap keluhan dari siswa maupun orang tua harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh pihak penyelenggara maupun penyedia layanan makanan.
Baca Sebelumnya: https://patraindonesia.com/menu-mbg-diduga-bermasalah-ayam-mentah-ditemukan-di-dua-tempat-berbeda/
“Keselamatan dan kesehatan anak-anak tidak boleh ditawar. Jika ada keluhan seperti ini, harus segera dicek, diperbaiki, dan dijadikan bahan evaluasi agar tidak terulang kembali,” tegasnya, Sabtu (18/04/2026).
Eri juga mendorong agar pihak sekolah, pemerintah daerah, serta pengelola program membuka ruang komunikasi yang baik dengan wali murid demi menjaga kepercayaan publik terhadap program tersebut.
Pihak MBG memberikan klarifikasi terkait menu ayam yang belum matang saat disajikan, Ahmad Riansyah menyampaikan permohonan maaf kepada sekolah terkait.
“Iya benar bang. Kita sudah klarifikasi dan permohonan maaf juga ke sekolah terkait,” ujar Ahmad Riansyah, Jumat (17/06/2026) pukul 21.14 WIB.
Terkait klarifikasi dan permintaan maaf dari pihak MBG di sekolah SMA N1 Padang Cermin, Eri menilai hal tersebut tidak serta merta proses evakuasi dihentikan, pihaknya meminta agar MBG melakukan evaluasi ulang seluruh pekerja dan mengambil kesimpulan letak kesalahannya.
“Letak kesalahannya diharapkan disampaikan ke publik agar menjadi evaluasi untuk seluruh MBG yang ada di Pesawaran,”tutup Eri.
SMSI Pesawaran berharap Program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan dan memberi manfaat nyata bagi para pelajar di Kabupaten Pesawaran.(Asen/Red/PI).
![]()











