Marawis Anak Binaan Warnai Peringatan Maulid Nabi di LPKA Palangka Raya

Daerah255 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)

Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan menyelimuti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya pada Sabtu (6/9/2025), saat para anak binaan bersama petugas memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara LPKA dan Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah sebagai mitra dalam pembinaan kerohanian.

Peringatan Maulid Nabi kali ini dibuka dengan penampilan marawis oleh anak binaan yang didampingi oleh tim dari Dompet Dhuafa. Tampil energik dan penuh semangat, mereka sukses menghidupkan suasana sekaligus menunjukkan sisi kreativitas dan kecintaan mereka terhadap syiar Islam.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, tausiyah, serta doa bersama yang menggugah hati. Dalam tausiyahnya, ustadz dari Dompet Dhuafa menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama sifat jujur, tanggung jawab, dan kasih sayang terhadap sesama. Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri selama masa pembinaan.

Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Suwarto, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter anak binaan.

“Kegiatan ini kita jadikan momentum untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia. Dengan adanya dukungan dari Dompet Dhuafa, anak binaan semakin termotivasi untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasinya atas antusiasme anak binaan dalam mengikuti kegiatan ini.

“Dompet Dhuafa akan terus mendampingi generasi muda, termasuk anak binaan, agar memiliki pemahaman agama yang baik dan siap kembali ke masyarakat dengan akhlak yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh kekhidmatan, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh anak binaan dari awal hingga akhir acara. Peringatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang mengedepankan pendekatan spiritual mampu menjadi jembatan dalam membentuk pribadi yang lebih baik dan siap menghadapi masa depan. (*)

Loading