PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Bupati Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) M. Yamin secara resmi menetapkan Tema dan Logo Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke – 24 Tahun 2026.
Surat Keputusan Nomor : 180/189/HUK/2026 tanggal 17 Juli 2026.
Surat Keputusan Bupati Barito Timur ini dengan memperhatikan Keputusan Rapat Pembentukan Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 81 Tahun 2026 dan Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke- 24 Tahun 2026 tanggal 20 Juni 2026.


Dalam surat Keputusan dimaksud juga diuraikan secara terperinci terkait Logo Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke- 24 Tahun 2026.
Demikian uraiannya sebagai berikut :
TEMA ” SINERGI BUDAYA DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MENUJU BARITO TIMUR SEJAHTERA, ELEGAN, GIGIH, AMANAH, HARMONIS (SEGAH) ” dengan makna yang menegaskan bahwa tekad bersama untuk mewujudkan Barito Timur yang maju dengan tetap berakar pada budaya, bekelanjutan dalam pembangunan, serta menghadirkan masyarakat sejahtera, berkarakter, dan hidup dalam keharmonisan.
Filosofi Logo Hari Jadi ke- 24 Kabupaten Barito Timur .
Angka 24 melambangkan usia Kabupaten Barito Timur ke- 24 tahun. Angka ini menjadi simbol perjalanan, pencapaian dan semangat baru dalam pembangunan daerah.
Burung Enggang/Tingang melambangkan kehormatan, kebijaksanaan, keluhuran budaya, dan indentitas masyarakat Dayak. Burung ini juga mencerminkan kekuatan, kewibawaan serta perlindungan terhadap nilai adat dan alam.
Motif Dayak pada angka menunjukkan kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Barito Timur. Motif ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tetap berakar budaya dan adat istiadat.
Tugu/Gunung Perak menjadi simbol kemakmuran, harapan, cita – cita luhur dan kesejahteraan masyarakat Barito Timur. Bentuknya yang menjulang ke atas menggambarkan semangat untuk terus maju dan meraih keberhasilan.
Warna emas/kuning melambangkan kejayaan, kemuliaan, optimisme, kemakmuran, dan harapan masa depan yang cerah.
Warna hijuau menggambarkan kesuburan, kelestarian alam, kehidupan serta komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan.
Warna hitam melambangkan keteguhan, kekuatan, kewibawaan, dan karakter masyarakat yang kuat dalam menjaga persatuan.
Warna putih melambangkan ketulusan, kejujuran, Integritas, Pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.
Rumah Adat melambangkan akar budaya, kehidupan masyarakat, kebersamaan dan penghormatan terhadap warisan leluhur.
Pepohonan dan lanskap hijau
menunjukkan potensi alam Barito Timur serta pentingnya menjaga kesinambungan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Narasi Makna Logo.
Secara keseluruhan, logo ini mencerminkan semangat Barito Timur untuk terus tumbuh sebagai daerah yang berbudaya, mandiri, maju, sejahtera, dan berkelanjutan melalui persatuan seluruh elemen masyarakat.
Dari data yang dihimpun, media ini juga mencatat beberapa Bupati dan Wakil Bupati sejak berdirinya Kabupaten Barito Timur hingga kini sudah berusia ke – 24 Tahun 2026.
1. Penjabat Bupati Barito Timur. Drs.Gumarawan Panthie Periode 2002 – 2003
2. Drs. H. Zain Alkim Bupati Barito Timur. Periode
2003 – 2013.
3. Penjabat Bupati.
Bupati Barito Timur
Drh. H. I Ketut Widhie
Wirawan , SH. MM.
Periode 2018.
4. Ampera AY.
Mebas. SE.
Bupati Barito Timur periode 2013 – 2023.
5. Penjabat Bupati Barito Timur.
Indra Gunawan. SE. MPA.
Periode 2024 – 2025.
6. M.Yamin.
Bupati Barito Timur Periode 2025 – 2030.
Wakil Bupati Barito Timur.
1. Machur Mudel Duhung, SE. M.S.i
Periode 2003 – 2008.
2. Ir. Yuten S. Bahat. MM. MT.
Periode 2008 – 2013.
3. H. Suriansyah. S.K.M.
Periode 2013 – 2018.
4. Habib Said Abdul Saleh.
Periode 2018 – 2023.
5. Adi Mula Nakalelu.SH.
Periode 2025 – 2030 (Mardianto/Kosnedi/Red/Pi)
![]()

