PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Bertulumeus berharap agar jalan Eks Pertamina dapat dikelola Perusahaan Daerah.

Demikian dikemukakan Bertulumeus di ruang kerjanya, Rabu (9/4/2025) usai menerima tokoh masyarakat Bartim T. Badowo.
Untuk diketahui T. Badowo yang juga sebagai pendiri Kabupaten Barito Timur merasa prihatin terhadap jalan ruas Telang Baru – KM 0, pasalnya jalan tersebut tidak ada yang mengelola secara penuh. Menurutnya selama ini hanya PT. Rimau Group yang melakukan perawatan (maintenance) namun banyak pengguna jalan dari perusahaan tambang atau perkebunan tidak ada berkontribusi. Sehingga sangat wajar jika jalan tersebut dikelola oleh Pemkab Bartim.
Kepala Dinas Perhubungan Barito Timur kepada wartawan Media Online Patraindonesia.com menyampaikan bahwa ruas jalan Telang Baru – KM 0 dulu memang pernah dirawat oleh anak perusahaan PT. Pertamina. “Entah tahun berapa saya tidak tahu, ada yang mengatakan jalan tersebut milik Pertamina, namun jika jalan tersebut milik Pertamina kenapa tidak dikelola dengan baik, jadi untuk jalan tersebut tidak jelas statusnya,” ujar Bertulumeus.
Lanjutnya lagi, “Terus terang kami harapkan agar jalan tersebut dihibahkan ke Pemkab Bartim supaya Pemerintah intens menanganinya, karena jalan tersebut sebagai urat nadi yang membelah di Kabupaten Barito Timur hingga Kabupaten Barito Selatan Desa Telang Baru.”
Dia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur agar serius memperhatikan hal ini. “Dan ini tidak akan jalan jika tidak didukung oleh seluruh elemen masyarakat, dan ini nanti dikelola dengan baik sehingga menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten Barito Timur.
“Ini adalah bagian dari akses pengangkutan semua komoditi dari bumi, sumber daya alam di Kabupaten Barito Timur, dan ini nanti dikelola dengan baik sehingga mendapatkan PAD Kabupaten Barito Timur,” harapnya.
Bertulumeus selaku Kepala Dinas Perhubungan mengharapkan agar jalan tersebut diserahkan agar pihaknya bisa mengatur dan kerja sama dengan Dinas PUPR selaku pengelola fisik.
“Selesai dikerjakan PUPR, maka kami nanti selanjutnya dari Dinas Perhubungan menyiapkan sarana dan prasarana seperti pemasangan rambu memasang median jalan dan lainnya. Semua ini jadi perhatian Dinas Perhubungan di setiap perlintasan agar arus berlalu lintas ada kenyamanan ,berlalu lintas tidak ada bermasalah dan jika itu bisa diserahkan maka tekad zero accident di Barito Timur khususnya diperempatan jalan.
“Harapan kami mudah – mudahan dengan Pemerintahan yang baru ini bisa bersinergi dan membuat gebrakan agar untuk pengelolaan jalan tersebut dan berharap kepada Pemerintah Pusat bisa memahami dalam hal ini sehingga ini menjadi bagian dari kewenangan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.” (Mardianto / Red / Pi)
![]()

