Inovasi Tiada Henti dari Lapas Pangkalan Bun

Tak Berkategori123 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (PANGKALAN BUN)

Di bawah komando Doni Handriansyah, Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun berkomitmen untuk memberikan pelayanan permasyarakatan secara prima dan terbaik bagi masyarakat, khususnya wargabinaan permasyarakatan (WBP).

Pelayanan prima ini diberikan dalam wujud berbagai inovasi yang dilakukan Lapas Pangkalan Bun. Inovasi juga salah satu instruksi Kepala Kanwil KemenkumHAM Kalteng Hendra Ekaputra.

Terbaru, UPT Permasyarakatan jajaran Kanwil KemenkumHAM Kalimantan Tengah ini meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Lapas Pangkalan Bun (Simpun). Dalam aplikasi Simpun ini, masyarakat terutama bagi keluarga dari warga binaan Lapas Kelas II B Pangkalan Bun, bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang apa yang menjadi haknya.

Selain inovasi untuk pelayanan dan keamanan, Lapas Pangkalan Bun juga berinovasi untuk memaksimalkan pembinaan WBP. Belum lama ini Lapas Pangkalan Bun resmi ditetapkan sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

“Tentu beragam inovasi ini kita luncurkan untuk memaksimalkan pelayanan, pengawasan, dan pembinaan kepada WBP,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun Doni Handriansyah, Sabtu (4/2/2023).

Doni berharap seluruh inovasi yang dilakukan ini menjadi batu loncatan WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi saat kembali ke masyarakat.

“WBP juga merupakan bagian dari masyarakat. Jadi mereka memiliki hak yang sama. Untuk itu, kami berkomitmen untuk memberi pelayanan terbaik untuk mereka,” beber Doni.

Sebelumnya, Kepala Kanwil KemenkumHAM Kalteng Hendra Ekaputra menegaskan, inovasi merupakan hal yang paling mendasar bagi jajaran Kanwil KemenkumHAM Kalteng. Karena inovasi ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapat informasi, dan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya WBP.

“Tentu inovasi sangat penting dilakukan. Selain untuk meningkatkan kinerja lembaga permasyarakatan, juga untuk memudahkan pelayanan masyarakat,” ungkap Hendra. (*)

Loading