PATRAINDONESIA.COM (Jakarta) Aliansi Barisan Ojol Merdeka (BOM) menggelar aksi bertema “Aksi Tanpa Kata”, di depan Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jl.Medan Merdeka Barat, Gambir, Rabu (27/7/2022).
Dalam aksinya, sejumlah pengemudi ojek online melakukan aksi jahit mulut.
Berdasarkan Informasi Patra Indonesia.com dilokasi pukul 14.35 WIB, Jalan Medan Merdeka Barat Mereka membawa sejumlah spanduk yang meminta agar perusahaan merasionalkan tarif yang kini dirasa merugikan mereka.

Penanggung jawab aksi, Krisna mengatakan, aksi jahit mulut dilakukan lantaran pihaknya sudah lelah dengan sikap pemerintah yang acuh terhadap kesejahteraan ojek online,ucapnya
Aksi ini guna menuntut konsistensi Kemenhub dalam penerapan Peraturan Menteri Nomor 12 tahun 2019 dan Keputusan Menteri Nomor 548 tahun 2020
Awal tahun ini tepatnya pada 5 Januari 2022, sejumlah aliansi ojek online telah melakukan unjuk rasa serupa di depan kantor Kemenhub, dan dijanjikan akan segera direalisasikan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan.ujar Krisna
“Kementrian perhubungan sudah berapa bulan ini melakukan kajian dan survey, untuk kenaikan tarif ojol. dimana tarif ojol tersebut tidak memberatkan driver dan customer, karna kalau adanya pun kenaikan harga yg tinggi itu akan berdampak stabilitas bagi semuanya” ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi,
Tuntutan dari rekan-rekan ojol dimana tarif perkilo nya menjadi Rp.2.250 akan diputuskan di tanggal 12 Agustus 2022 pungkas Budi. (Lucia/Red/PI)
![]()


Segera menyusul R.4 Taksi Online
Mari kita bantu dengan doa yg tulua agar perjuangan team 10 menghasilkan hasil yg terbaik buat para OJOL… Jerih payah kalian ALLAH S.W.T yg akan membalasnya.. Amin