PATRAINDONESIA.COM, (NTT) – Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur kembali meletus pada Kamis malam, (20/3/2025), sekitar pukul 22:57 WITA. Letusan ini dilaporkan oleh Rabaul Volcano Observatory (RVO) dan menyebabkan warga sekitar berlarian menyelamatkan diri. Erupsi tersebut menghamburkan debu vulkanik hingga sejauh 15 kilometer di atas permukaan laut.
Terjadi dentuman yang sangat keras saat terjadi letusan. Warga berlarian menyelamatkan diri. Yaitu keluar dari radius bahaya sekitar tujuh kilometer.
Kejadian ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat setempat, terutama terkait keselamatan dan dampak abu vulkanik terhadap kesehatan serta lingkungan. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan evakuasi dan memberikan informasi lebih lanjut mengenai status gunung serta langkah-langkah yang perlu diambil oleh warga.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak terkait untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian:
1.Dampak Abu Vulkanik. Abu dapat mengganggu pernapasan, visibilitas, serta merusak tanaman dan infrastruktur.
2. Evakuasi Darurat. Pemerintah setempat diharap mempercepat proses evakuasi warga di zona bahaya dan menyiapkan posko pengungsian.
3. Pemantauan Lanjutan. Status gunung harus terus dipantau untuk mengantisipasi potensi letusan susulan atau perubahan aktivitas vulkanik. (*/Red/PI)
![]()

