oleh

Bapemperda Barsel Bahas Raperda Perikanan dan Disabilitas

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) di Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar rapat pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sangat dinantikan, yaitu tentang perikanan dan perlindungan penyandang disabilitas.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Bapemperda DPRD Barsel, Ensilawatika Wijaya ini, dihadiri oleh pihak eksekutif dan dilaksanakan di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD setempat, Senin, (06/04/2026) di Buntok.

Ensilawatika Wijaya menjelaskan, bahwa Raperda tentang Pengelolaan Perikanan Perairan Darat bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya perairan.

“Raperda ini sangat penting untuk memastikan bahwa sumber daya perairan kita tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Raperda tentang Pelaksanaan Penghormatan serta Perlindungan kepada Penyandang Disabilitas mengatur perlindungan dan hak para penyandang disabilitas.

“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas mendapatkan perlindungan dan hak yang sama dengan warga lainnya,” tambah Ensilawatika.

Pembahasan Raperda ini masih berada pada tahap awal harmonisasi, dan belum masuk ke pembahasan bab maupun pasal per pasal.

“Kami telah melakukan kunjungan ke Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Kalteng di Palangka Raya untuk proses harmonisasi dan fasilitasi,” kata Ensilawatika.

Dinsos Barsel telah melakukan perbaikan pada substansi narasi sesuai saran dari Kemenkumham.

“Kami berharap Raperda ini dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap sumber daya perairan di wilayah Barsel,” tambahnya.

Pada pembahasan lanjutan, Bapemperda DPRD Barsel akan melibatkan berbagai perangkat daerah, seperti DPUPR, Dinkes, Disdik, dan Dinsos.

“Kami ingin memastikan bahwa aturan yang dihasilkan dapat lebih komprehensif dan dapat diimplementasikan dengan baik,” demikian pungkas kata penutup Ensilawatika. (Amar Iswani/Red/PI).

Loading