PATRAINDONESIA.COM (PALANGKA RAYA)
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya membuka dan mengolah lahan baru untuk pengembangan budidaya sayuran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Anak Binaan.
Pembukaan lahan dilakukan Jumat (25/9/2026), melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembersihan area, pengolahan hingga penggemburan tanah. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lahan siap digunakan sebagai area budidaya berbagai jenis sayuran.
Dalam proses pengolahan, petugas memberikan kapur dolomit dan pupuk kandang untuk mempersiapkan kondisi tanah sebelum penanaman. Setelah tahap persiapan selesai, lahan akan ditanami berbagai jenis sayuran yang disesuaikan dengan kondisi lahan.
Kasubsi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan LPKA Kelas II Palangka Raya, Danil Mangkahuana, mengatakan pembukaan lahan baru merupakan langkah untuk mengembangkan kegiatan budidaya tanaman di lingkungan LPKA.
“Lahan ini akan dipersiapkan untuk ditanami berbagai jenis sayuran, sehingga selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga dapat memberikan pengalaman dan keterampilan kepada Anak Binaan dalam mengelola serta merawat tanaman,” ujar Danil.
Sementara itu, Pegawai LPKA Kelas II Palangka Raya, M. Idham, menjelaskan pengolahan lahan dilakukan secara bertahap agar kondisi tanah siap digunakan untuk kegiatan budidaya.
“Kami melakukan pengolahan lahan secara bertahap, mulai dari membersihkan dan menggemburkan tanah, kemudian memberikan kapur dolomit dan pupuk kandang. Setelah kondisi lahan siap, selanjutnya akan dilakukan penanaman berbagai jenis sayuran,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Anak Binaan diharapkan memperoleh pengalaman praktis dalam mengelola lahan, menyiapkan media tanam, melakukan penanaman hingga memelihara tanaman. Keterampilan tersebut menjadi bekal dalam mendukung kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan.
LPKA Kelas II Palangka Raya berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia agar menjadi area produktif. Pengembangan budidaya sayuran diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Anak Binaan. (*)
![]()

