Audit Halal di Lapas Arjasa: Dari Dapur Hingga Pembinaan Spiritual WBP

Patra Daerah323 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Kangean-Sumenep) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Arjasa menggelar audit Sertifikasi Halal Dapur pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

Audit menjadi bagian dari komitmen Lapas untuk memastikan pengelolaan dapur dan penyediaan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memenuhi standar kehalalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tim auditor melakukan pemeriksaan langsung ke dapur Lapas. Mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan ditinjau satu per satu. Tim juga berkoordinasi dengan jajaran Lapas untuk memastikan seluruh alur produksi makanan sesuai standar sertifikasi halal.

Kepala Lapas (Kalapas) III Arjasa Ristanto Rachmad Hidayat dalam kegiatan ini menyambut baik pelaksanaan audit Sertifikasi Halal Dapur pada Kamis (27/8/2026).

“Kami menyambut baik pelaksanaan audit ini sebagai bagian dari komitmen Lapas Arjasa untuk memberikan pelayanan yang terbaik, khususnya dalam penyediaan makanan yang terjamin proses dan kehalalannya,” ungkap Ristanto Rachmad Hidayat kepada media.

Selain audit, kegiatan juga diisi dengan pembinaan keagamaan serta tausiyah oleh Ketua MUI Jatim, H. Ainul Yaqin, S.Si., M.Si., Apt., kepada WBP di Masjid Nurul Jannah Lapas Arjasa, dengan tujuan menguatkan pembinaan kepribadian dan spiritual WBP selama menjalani masa pidana.

Kalapas berharap sinergi dengan MUI Jatim dan LPH UNAIR tidak hanya meningkatkan tata kelola dapur, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan bagi WBP.

“Kami berharap sinergi bersama MUI Jatim dan LPH UNAIR ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam menjamin aspek kebersihan, keamanan, dan kehalalan pangan bagi WBP,” tutup Kalapas.

(H&D/Red/PI)

Loading

News Feed