Bupati Pesawaran Tinjau Normalisasi Sungai di Desa Banjaran Pascabanjir

Nasional411 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Bupati Pesawaran meninjau langsung proses normalisasi aliran sungai pascabanjir di Dusun 5 Timbul Harjo, Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Senin (22/09/2025).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus untuk memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Turut hadir Asisten Ekobang, Kadis PUPR, Plt. Kadis Perhubungan, Kadis Kominfotiksan, Protokol, Satpol-PP, Camat Padang Cermin, Kades didampingi perangkat desa, Babinsa.

Untuk mencegah banjir serupa, pemerintah daerah melalui dinas terkait mengerahkan alat berat guna melakukan normalisasi sungai. Hingga saat ini, sementara normalisasi sungai dikerjakan hingga 400 meter.

Kehadiran Bupati disambut hangat oleh warga. Masyarakat mengaku lega karena aspirasi mereka direspons cepat oleh pemerintah. Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati yang turun langsung ke lokasi.

“Kami merasa diperhatikan. Semoga normalisasi ini bisa mengurangi banjir di desa kami, terima kasih buat ibu Bupati”, ungkap Darman.

Dalam dialog bersama warga, Bupati menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian sungai. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, karena tumpukan sampah di aliran air dapat menghambat arus sungai dan memperparah banjir.

Selain itu, Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M juga memberi imbauan mengenai tata ruang permukiman di sekitar bantaran sungai.

“Kami berharap warga tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan sungai. Paling tidak berjarak 10 meter dari bibir sungai, demi keselamatan bersama dan kelancaran aliran air,” ungkap Nanda.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Banjaran Mat Hamzah menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat.

“Apa yang disampaikan Bupati akan kami teruskan kepada warga, baik melalui pertemuan desa maupun kegiatan gotong royong. Kami berharap masyarakat bisa memahami dan menjalankan imbauan tersebut,” kata Kades Banjaran.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk melanjutkan program normalisasi di titik-titik rawan banjir lainnya. Bupati menegaskan bahwa penanganan banjir tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga memerlukan kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan langkah ini, masyarakat Desa Banjaran diharapkan tidak hanya terbebas dari ancaman banjir, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan demi keberlanjutan hidup bersama.(Asen/Red/PI).

Loading