Sudiarto Imbau Pedagang Ramadhan Jaga Kualitas dan Keamanan Makanan

Daerah143 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM, BUNTOK — Ketua Komisi III DPRD Barito Selatan (Barsel), Sudiarto, mengingatkan para pedagang kuliner Ramadhan untuk selalu mengutamakan kualitas dan keamanan makanan yang dijual. Pesan ini disampaikan mengingat tingginya minat masyarakat membeli hidangan berbuka puasa, sehingga pedagang dituntut lebih berhati-hati dalam pemilihan bahan.

Sudiarto menegaskan, para pedagang sebaiknya menghindari penggunaan bahan kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna sintetis, maupun pemanis buatan. Menurutnya, meski bahan tersebut bisa membuat makanan lebih menarik atau tahan lama, dampak negatif bagi kesehatan jauh lebih besar.

“Kami mengingatkan kepada pedagang agar tidak memakai bahan pengawet, pewarna, atau pemanis buatan,” tegasnya di Buntok, Sabtu (1/3/2025). Ia menilai, tanggung jawab pedagang bukan hanya pada rasa dan penampilan makanan, tetapi juga pada keamanan konsumen yang mengonsumsinya.

Lebih lanjut, Sudiarto mengungkapkan bahwa penggunaan bahan kimia berbahaya bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama saat daya tahan tubuh menurun selama berpuasa. Mulai dari gangguan pencernaan hingga potensi penyakit jangka panjang dapat muncul akibat konsumsi makanan yang tidak aman.

Ia mendorong para pedagang untuk memanfaatkan bahan alami yang lebih sehat dan aman. Selain menjaga kualitas hidangan, langkah ini juga dapat membangun kepercayaan pembeli. “Supaya aman dikonsumsi, gunakan bahan alami. Ini demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barsel yang telah menyediakan lapak kuliner Ramadhan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang usaha bagi UMKM.

Dengan adanya fasilitas lapak tersebut, Sudiarto berharap para pelaku usaha kecil dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk meningkatkan pendapatan. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan ekonomi tetap dibarengi dengan komitmen menjaga kebersihan, keamanan, dan kualitas makanan yang dijual.

“Bulan Ramadhan bukan hanya soal berdagang, tetapi juga kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. Ia optimistis jika pedagang mengutamakan keamanan dan kualitas, kepercayaan konsumen akan semakin kuat dan usaha akan berkembang. (Amar Iswani).

Loading