Farid Yusran Sambut Kedatangan Wakasad di Bandara Sanggu Buntok

Daerah131 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) — Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), HM Farid Yusran, menyambut kedatangan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Tandyo Budi Revita, di Bandara Sanggu, Buntok, Rabu (4/6/2025). Kedatangan pejabat tinggi TNI tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Farid menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata TNI dalam pembangunan desa. Program TMMD ke-124 ini diharapkan membawa manfaat besar dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ujar Farid.

Politikus PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa kehadiran langsung Wakasad menunjukkan keseriusan TNI dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan yang strategis dan berdampak langsung di lapangan. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pembangunan yang berkelanjutan.

Letjen TNI Tandyo Budi Revita dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda dalam rangkaian penutupan TMMD ke-124, termasuk upacara resmi penutupan serta kunjungan kerja ke lokasi hasil pembangunan fisik TMMD di wilayah Kabupaten Barito Selatan.

Kegiatan TMMD sendiri telah menjadi program lintas sektoral yang berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tertinggal dan terpencil. Program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah dan memperkuat kohesi sosial.

Farid berharap, penutupan TMMD ke-124 ini menjadi momentum refleksi bersama atas keberhasilan kolaborasi antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi ketimpangan pembangunan di daerah.

“TMMD bukan sekadar kegiatan fisik, tapi juga membangun semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI-Rakyat. Ini modal penting untuk pembangunan jangka panjang,” pungkasnya. (Amar Iswani).

Loading