PATRAINDONESIA.COM (Tegal) — Tradisi tahunan Ruwat Bumi Guci kembali digelar dengan meriah pada Selasa siang (2/7/2025), bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Obyek Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Ruwat Bumi Guci diikuti oleh masyarakat dari tiga wilayah, yakni Desa Guci, Desa Rembul, dan Dukuh Pekandangan. Tradisi sakral ini rutin diselenggarakan setiap awal Tahun Baru Islam sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, serta kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian acara Ruwat Bumi Guci meliputi istighosah bersama, kirab gunungan hasil bumi, pagelaran seni dan budaya tradisional, hingga ritual adat seperti ngadusi (mandi bersama di pancuran air panas) dan penyembelihan wedus kendhit (kambing belang). Penyembelihan kambing ini diyakini sebagai simbol tolak bala dan pembersihan diri dari marabahaya.
Selain sebagai ajang spiritual dan budaya, tradisi ini juga menjadi daya tarik wisata religi dan budaya, yang turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi warisan leluhur tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. (*/Red/PI)
![]()




