PATRAINDONESIA.COM (Jakarta) -Dalam rangka menyambut 5 abad Kota Jakarta, komunitas Lubang Buaya Ngumpul bersama Karang Taruna Kelurahan Lubang Buaya.
Festival Lubang Buaya Jilid 2,diselenggarakan pada 21–22 Juni 2025 di Lapangan Sepakbola Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Mengusung dua tema utama, yaitu “Tradisi Main Pukulan” dan “Gelar Budaya Gabus Pucung”.
Tradisi Main Pukulan dari seni bela diri khas Betawi yang melibatkan gerakan serang-bela dengan atau tanpa senjata. Sedangkan, Gabus pucung masakan khas betawi yang dibawa saat berziarah ke maqom sesepuh Kampung Lubang Buaya Datok Banjir Pangeran Syarif.
Festival ini menjadi ajang penting untuk merayakan dan melestarikan kekayaan budaya Betawi Timur yang mulai terlupakan.
“Festival ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bentuk nyata komitmen kami untuk menjaga akar budaya lokal, khususnya dari wilayah Lubang Buaya yang kaya akan sejarah dan tradisi,” ujar panitia pelaksana dari Komunitas Lubang Buaya Ngumpul.
Pembukaan akan dilakukan oleh Walikota Jakarta Timur, dan dihadiri oleh Anggota DPRD DKI Jakarta, Camat Cipayung, Kapolsek Cipayung, Danramil Cipayung, Lurah Lubang Buaya, RW LMK dan RT se Lubang Buaya.
Acara ini akan diramaikan oleh berbagai penampilan seni dari warga lokal,antara lain;
Main Pukulan, tradisi khas Betawi Timur,
Penampilan dari Kojek Rap Betawi,Ozil Zollie (Duo Gobas), Serta band-band lokal dari Lubang Buaya.
Lebih dari sekadar pertunjukan budaya, festival ini juga menghadirkan lebih dari 150 tenda UMKM yang menjajakan aneka produk lokal.
Selain itu ada jajanan tradisional khas budaya Betawi seperti; dodol, kue cucur, dan kerak telor,Kuliner kekinian,Produk fashion dan kerajinan tangan karya warga sekitar.
Festival Lubang Buaya Jilid 2 terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang temu lintas generasi serta destinasi budaya alternatif bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
(Haryansyah/Red/Pi)
![]()

